PONTIANAK POST - Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menegaskan bahwa keberagaman suku, agama, dan budaya di Kabupaten Sintang merupakan modal sosial penting yang harus dijaga bersama. Ia menilai stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sangat bergantung pada kemampuan semua pihak merawat kerukunan di tengah dinamika sosial.
Pernyataan itu disampaikan Bala saat kegiatan komunikasi sosial kemasyarakatan yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang, Rabu (18/2). Menurutnya, forum komunikasi semacam ini berfungsi memperkuat koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan elemen masyarakat dalam mengantisipasi potensi konflik.
“Kita perlu menjalin silaturahmi dan mengefektifkan komunikasi agar semakin solid dalam melakukan deteksi dini potensi konflik yang timbul di masyarakat,” ujae Bala, Rabu (18/2).
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga.Bala menjelaskan bahwa kondisi masyarakat yang majemuk membutuhkan pengelolaan sosial yang matang. Keberagaman, katanya, bukan sekadar fakta sosial, tetapi fondasi pembangunan daerah.
Ia mengingatkan bahwa potensi gesekan dapat muncul kapan saja jika komunikasi dan koordinasi tidak berjalan efektif.
“Kabupaten Sintang memiliki keberagaman yang merupakan anugerah. Untuk mencegah konflik sosial, diperlukan peran semua pihak dalam menjaga stabilitas keamanan dan kerukunan,” tutur Bala.
Ia juga menyoroti perlunya penanganan konflik sosial dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi. Pendekatan tersebut mencakup langkah pencegahan, penghentian, hingga pemulihan pascakonflik dengan prinsip efektif dan transparan.
“Koordinasi lintas sektor harus diperkuat. Kita perlu saling berbagi informasi untuk memetakan potensi konflik sekaligus mewaspadai isu dan berita hoaks,” kata Bala.
Menurutnya, deteksi dini menjadi kunci agar gangguan sosial dapat dicegah sebelum berkembang menjadi konflik terbuka.
"Dengan komunikasi yang terbangun baik antara pemerintah dan masyarakat, stabilitas wilayah akan tetap terjaga sehingga aktivitas sosial dan pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan," tukasnya. (nda)
Editor : Hanif