Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Paroki Kristus Raja Katedral Sintang Gelar Rapat Pleno Rumuskan Program Pelayanan Gereja 2026

Riska Nanda Kumala Sari • Senin, 9 Maret 2026 | 14:20 WIB

 

RAPAT PLENO: DPP Kristus Raja Katedral Sintang menyusun arah program pelayanan Gereja sepanjang 2026 melalui rapat pleno yang digelar di Balai Kenyalang.
RAPAT PLENO: DPP Kristus Raja Katedral Sintang menyusun arah program pelayanan Gereja sepanjang 2026 melalui rapat pleno yang digelar di Balai Kenyalang.

PONTIANAK POST – Dewan Pastoral Paroki (DPP) Kristus Raja Katedral Sintang menggelar rapat pleno di Balai Kenyalang pada Sabtu (7/3). Pertemuan ini bertujuan menyusun arah program pelayanan Gereja sepanjang tahun 2026 sekaligus menyelaraskan kerja antara pengurus paroki, wilayah stasi, dan lingkungan.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Pastor Paroki Kristus Raja Katedral Sintang, RD Ardianus Diri, menjadi ruang evaluasi perjalanan pelayanan gereja. Ia menekankan bahwa kerja sama seluruh unsur umat sangat penting agar pelayanan gereja tetap hidup dan relevan.

“Rapat pleno ini adalah kesempatan melihat kembali pelayanan paroki dan merencanakan langkah ke depan agar gereja semakin menyentuh kebutuhan umat,” ujar RD Ardianus.

Menurutnya, DPP memiliki peran strategis dalam membantu pastor paroki merencanakan pelayanan yang terarah. Oleh karena itu, koordinasi antarbidang serta komunikasi dengan wilayah stasi dan lingkungan harus terus diperkuat.

Dalam kesempatan yang sama, Pastor Rekan Paroki, RD Yuventius Leo Rigby, memaparkan sejumlah kebijakan pastoral untuk tahun 2026. Kebijakan ini diharapkan menjadi pedoman bagi para ketua stasi dan lingkungan dalam menjalankan program di wilayah masing-masing.

“Kebijakan ini menjadi panduan agar pelayanan di tingkat basis berjalan searah dengan program paroki,” jelas RD Yuventius.

Sementara itu, Ketua DPP FX Purnomo menyebut rapat pleno sebagai mekanisme penting untuk memastikan seluruh program berjalan terkoordinasi. Melalui forum ini, setiap bidang dapat menyampaikan rencana kegiatan dan menerima masukan.

“Kami memiliki tanggung jawab bersama dalam mewujudkan pelayanan gereja yang lebih baik melalui sinergi antara pengurus paroki dan pemimpin umat di tingkat basis,” tegasnya.

Beberapa poin yang menjadi fokus perhatian dalam diskusi pleno tersebut meliputi penguatan pembinaan iman umat, peningkatan partisipasi kegiatan gereja, serta pengembangan pelayanan kategorial di tingkat paroki maupun wilayah. (nda)

Editor : Hanif
#kristus raja #sintang #Pelayanan Gereja #rapat pleno #katedral