PONTIANAK POST - Suasana Masjid Al Amin di Jalan Lintas Melawi dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an dalam kegiatan Tadarus Akbar yang digelar Majelis Pengurus Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Sintang. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala bersama Wakil Bupati Florensius Ronny.
Dalam kesempatan itu, Bala menilai kegiatan tadarus bersama tidak hanya menjadi ruang memperdalam pemahaman agama, tetapi juga memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam.
Ia mengatakan setiap umat beragama di Kabupaten Sintang perlu mendapatkan ruang yang aman dan nyaman untuk menjalankan ajaran agamanya masing-masing. Menurutnya, kondisi tersebut akan memperkuat nilai keimanan sekaligus menjaga harmoni kehidupan masyarakat.
“Saya senang bisa hadir di kegiatan ini. Umat beragama harus bisa mempelajari dan menjalankan ajaran agamanya dengan tenang sehingga keimanan dan ketakwaan semakin kuat,” kata Bala, Minggu (8/10).
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan lebih banyak umat Islam di Kabupaten Sintang. Menurutnya, kegiatan keagamaan juga dapat menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam kehidupan sosial.
Bala juga mengajak umat Islam berperan aktif dalam pembangunan daerah. Ia menilai kemajuan Kabupaten Sintang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun kelompok.
“Saya berharap umat Islam bersama masyarakat lainnya ikut berpartisipasi dalam pembangunan daerah agar Sintang menjadi lebih maju, sejahtera dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, Bala menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam perdebatan yang memicu perpecahan, melainkan mencari titik persamaan sebagai sesama warga daerah.
“Kita tidak perlu memperdebatkan perbedaan. Lebih baik mencari persamaan agar kita bisa bersatu dan kompak membangun Kabupaten Sintang,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bala juga menyinggung dua peristiwa yang belakangan menjadi perhatian masyarakat, yakni penertiban pekerja tambang serta pengungkapan kasus narkoba di wilayah Sintang. Ia meminta masyarakat menyikapi persoalan tersebut secara bijak.
Menurutnya, peran keluarga dan tokoh masyarakat sangat penting untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
“Saya mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, orang tua dan para guru untuk terus mengingatkan anak-anak kita agar tidak menyentuh narkoba,” pungkasnya. (nda)
Editor : Hanif