Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kabupaten Sintang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor Antisipasi Lonjakan Mobilitas Jelang Idulfitri 2026

Riska Nanda Kumala Sari • Rabu, 11 Maret 2026 | 14:55 WIB

 

KOORDINASI : Gelar rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Kapuas 2026” untuk mematangkan koordinasi lintas sektor menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
KOORDINASI : Gelar rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Kapuas 2026” untuk mematangkan koordinasi lintas sektor menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang mulai mematangkan koordinasi lintas sektor menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Fokus utama pengamanan diarahkan pada potensi lonjakan mobilitas masyarakat, risiko kecelakaan lalu lintas, hingga kemungkinan gangguan keamanan selama masa mudik dan perayaan hari raya.

Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, Helmi, mengatakan koordinasi lintas lembaga menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan seluruh pihak menghadapi dinamika yang biasa terjadi selama periode lebaran.

“Rapat koordinasi ini menjadi wadah penting untuk menyamakan persepsi, membangun koordinasi, serta memperkuat sinergi antar lembaga dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan selama perayaan Idul Fitri,” ujar Helmi dalam rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Kapuas 2026” yang digelar Polres Sintang, Senin (9/3).

Menurut Helmi, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026 yang digelar kepolisian. Sejumlah perangkat daerah dilibatkan dalam upaya pengamanan, di antaranya Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

“Pemkab Sintang siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan operasi ini dengan melibatkan perangkat daerah terkait agar pelaksanaan pengamanan berjalan maksimal,” katanya.

Ia menambahkan, para petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang humanis dan profesional kepada masyarakat. Pelayanan yang baik dinilai penting untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri.

“Seluruh petugas diminta memberikan pelayanan yang humanis, ramah, dan profesional. Pastikan masyarakat merasa aman dan nyaman selama merayakan Idul Fitri,” jelas Helmi.

Selain pengamanan lalu lintas dan pusat keramaian, pemerintah daerah juga menyoroti sejumlah potensi risiko yang perlu diantisipasi sejak dini. Hal tersebut meliputi kemungkinan kecelakaan lalu lintas, bencana alam, gangguan keamanan, hingga lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik.

“Karena ini kegiatan tahunan, pemetaan potensi kerawanan sudah dilakukan sejak dini, termasuk potensi kecelakaan lalu lintas, bencana alam, serta gangguan keamanan,” ungkap Helmi.

Helmi juga mengingatkan petugas yang terlibat dalam operasi agar menjaga kondisi fisik selama menjalankan tugas pengamanan. Ia menilai kesiapan kesehatan petugas menjadi faktor penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

“Petugas yang terlibat diharapkan menjaga kondisi fisik dan kesehatan agar dapat menjalankan tugas secara maksimal. Tugas pengamanan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat,” tutupnya. (nda)

Editor : Hanif
#Koordinasi Lintas Sektor #lonjakan #Idulfitri 2026 #Pemkab Sintang #mobilitas