PONTIANAK POST - Keterlibatan perguruan tinggi kesehatan dinilai memberi kontribusi nyata dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Sintang. Berbagai kegiatan edukasi kesehatan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen dan mahasiswa menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai gizi dan kesehatan keluarga.
Pemerintah Kabupaten Sintang menilai kehadiran Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kapuas Raya (Stikara) Sintang telah membantu memperkuat program penanganan stunting yang selama ini dijalankan pemerintah daerah. Melalui pendekatan edukasi langsung kepada masyarakat, kampus tersebut berperan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pola hidup sehat serta pemenuhan gizi bagi ibu dan anak.
Pelaksana Tugas Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Edy Harmaeni, mengatakan kegiatan yang dilakukan Stikara memberi dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pemahaman tentang kesehatan.
“Berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat, penelitian, serta edukasi kesehatan yang dilakukan dosen dan mahasiswa membuat masyarakat semakin memahami pentingnya gizi, pola hidup sehat, serta perawatan kesehatan ibu dan anak,” ujar Edy di Sintang, kemarin.
Menurutnya, keberadaan institusi pendidikan kesehatan seperti Stikara juga berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. Selain menghasilkan tenaga kesehatan, kampus tersebut turut membantu meningkatkan nilai indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Sintang.
“Peranan Stikara Sintang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat. Keberadaan institusi pendidikan kesehatan telah ikut berkontribusi dalam meningkatkan nilai indeks pembangunan manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan,” kata Edy.
Ia menambahkan, kegiatan edukasi yang dilakukan oleh tenaga pengajar dan mahasiswa tidak hanya berfokus pada penanganan stunting, tetapi juga mendorong masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Kami tahu berbagai kegiatan edukasi kesehatan yang dilakukan Stikara telah membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan, melakukan pencegahan penyakit, serta membangun perilaku hidup bersih dan sehat,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Sintang berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung berbagai program pembangunan, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
“Kolaborasi ini sangat penting dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” pungkasnya. (nda)
Editor : Hanif