PONTIANAK POST - Aktivitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang kembali berjalan normal usai masa cuti dan libur panjang. Hasil inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus pada Senin (30/3) menunjukkan tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) mencapai 99 persen.
Sidak dilakukan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti Mal Pelayanan Publik, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta Puskesmas Sungai Durian.
Kartiyus menjelaskan bahwa Sidak dilakukan untuk memastikan tidak ada ASN yang mangkir tanpa keterangan setelah masa libur panjang selama 14 hari. Dari hasil pemantauan dan laporan masing-masing OPD, hampir seluruh ASN telah kembali bertugas.
“Saya ingin memastikan tidak ada yang absen tanpa alasan. Hasilnya, semua masuk kerja, dan jika ada yang tidak hadir, sudah menyampaikan keterangan kepada pimpinan OPD masing-masing,” ujar Kartiyus.
Ia juga menyoroti tingginya antusiasme masyarakat yang langsung memanfaatkan layanan pemerintah setelah libur usai. Sejumlah titik pelayanan terlihat dipadati warga sejak hari pertama operasional kembali.
“Di Mal Pelayanan Publik, Dukcapil, hingga Puskesmas Sungai Durian, masyarakat sudah ramai datang untuk mendapatkan pelayanan. Ini menunjukkan kebutuhan layanan publik tetap tinggi,” ungkap Kartiyus.
Dengan tingkat kehadiran ASN yang hampir penuh dan meningkatnya aktivitas pelayanan, Pemkab Sintang memastikan roda pelayanan publik kembali berjalan optimal tanpa hambatan berarti.
Sementara itu, Kepala Dinas Erwin Simanjuntak menyebutkan bahwa kehadiran ASN mencapai 98 persen.
“Pelayanan sudah berjalan sejak 25 Maret, dan masyarakat sudah mulai ramai datang untuk mengurus berbagai keperluan,” ungkap Erwin.
Kemudian, Kepala Dinas Dukcapil Agus Jam memastikan seluruh pegawai telah kembali bekerja.
“Kehadiran ASN di Dukcapil mencapai 100 persen. Sejak beberapa hari lalu, masyarakat sudah memadati layanan administrasi kependudukan dan langsung kami layani,” tukasnya. (nda)
Editor : Hanif