Manasik Haji 2026 Sintang Digelar, Bupati Soroti Kesiapan CJH dan Keterbatasan Kuota

Riska Nanda Kumala Sari • Dipublikasikan Selasa, 7 April 2026 | 15:49 WIB
MANASIK : Pembukaan manasik haji tahun 1447 Hijriah/2026 di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sintang. (ISTIMEWA)
MANASIK : Pembukaan manasik haji tahun 1447 Hijriah/2026 di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sintang. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Harapan agar seluruh calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Sintang dapat berangkat ke Tanah Suci mencuat dalam pembukaan manasik haji tahun 1447 Hijriah/2026. Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sintang, Senin (6/4), tak sekadar menjadi agenda pembekalan, tetapi juga menyoroti kesiapan peserta dan keterbatasan kuota yang masih menjadi persoalan.

Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menegaskan bahwa manasik haji harus mampu memberikan pemahaman yang utuh dan mudah diterima oleh seluruh peserta. Ia mengingatkan pentingnya metode penyampaian materi yang tidak hanya informatif, tetapi juga nyaman dan mudah dipahami.

“Saya berharap manasik haji ini memberikan informasi yang mudah dipahami oleh seluruh calon jamaah. Materi harus disampaikan dengan cara yang nyaman dan menyenangkan, tetapi tetap jelas,” ujar Bala.

Selain itu, Bala mengungkapkan telah menetapkan dua orang pendamping CJH berdasarkan usulan dari Bagian Kesejahteraan Rakyat. Ia menilai pemilihan tersebut sudah melalui pertimbangan matang dan meminta para pendamping menjalankan tanggung jawab dengan serius.

“Saya yakin pilihan sudah yang terbaik. Pendamping harus benar-benar bertanggung jawab terhadap calon jamaah haji Kabupaten Sintang. Kepercayaan ini harus dilaksanakan dengan baik,” tegasnya.

Di sisi lain, Bala juga menyoroti persoalan kuota haji yang dinilai masih terbatas dibandingkan jumlah pendaftar. Ia berharap Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sintang dapat terus menghadirkan solusi bagi masyarakat yang masih menunggu antrean keberangkatan.

“Saya berharap Kementerian Haji dan Umroh terus memberikan solusi bagi calon jamaah haji. Kalau bisa, kuota haji untuk Kabupaten Sintang ditambah di masa depan,” katanya.

Menurutnya, peningkatan kuota menjadi salah satu kunci untuk mempercepat keberangkatan CJH yang telah lama menunggu. Ia juga mendoakan agar seluruh peserta manasik tahun ini dapat menjalani proses dengan lancar hingga benar-benar berangkat ke tanah suci.

“Yang sudah mengikuti manasik ini, saya berharap semuanya bisa berangkat,” pungkasnya. (nda)

Editor : Hanif
keterbatasan kuota sintang haji dan umrah manasik haji cjh