Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sintang Diproyeksikan Jadi Hub Logistik dan Pusat Ekonomi Hijau Kalbar dalam RKPD 2027

Riska Nanda Kumala Sari • Jumat, 10 April 2026 | 14:35 WIB
STRATEGIS : Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, menegaskan posisi strategis Kabupaten Sintang sebagai simpul logistik dan pusat pengembangan ekonomi hijau dalam Musrenbang RKPD 2027. (RISKA /PONTIANAK POST)
STRATEGIS : Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, menegaskan posisi strategis Kabupaten Sintang sebagai simpul logistik dan pusat pengembangan ekonomi hijau dalam Musrenbang RKPD 2027. (RISKA /PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, menegaskan posisi strategis Kabupaten Sintang sebagai simpul logistik dan pusat pengembangan ekonomi hijau dalam Musrenbang RKPD 2027. Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global yang dipicu dinamika geopolitik sepanjang 2026.

“Kita menyadari bahwa tantangan geopolitik telah menyebabkan peningkatan ketidakpastian ekonomi yang cukup signifikan. Kondisi ini menuntut kita bergerak lebih lincah dan antisipatif,” ujar Krisantus, Kamis (9/4).

Ia menekankan bahwa tahun 2027 menjadi fase krusial karena merupakan tahap awal pelaksanaan RPJPD 2025 - 2045, sehingga perencanaan pembangunan harus lebih terarah dan disiplin dalam menentukan prioritas.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mencatat capaian pembangunan yang cukup positif. Pertumbuhan ekonomi pada 2025 mencapai 5,39 persen, melampaui rata-rata nasional. Angka kemiskinan berada di level 6,16 persen, lebih rendah dari nasional, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 72,09. 

Baca Juga: Infrastruktur Jadi Prioritas RKPD Sintang 2027 untuk Tingkatkan Daya Saing dan Ekonomi Daerah

“Capaian ini patut disyukuri, namun tidak boleh membuat kita berpuas diri,” tegasnya.

Krisantus menambahkan, arah pembangunan ke depan harus tetap berada dalam koridor visi Kalimantan Barat yang adil, demokratis, religius, sejahtera, dan berwawasan lingkungan. Hal tersebut diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur merata, penguatan sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan yang baik, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi unggulan daerah.

Secara khusus, Kabupaten Sintang dinilai memiliki peran penting dalam Kluster IV sebagai pusat ekonomi hijau.

“Sintang diposisikan sebagai hub logistik dan distribusi bagi wilayah timur Kalimantan Barat, sekaligus koridor penyangga strategis menuju IKN,” kata Krisantus. 

Ia mendorong optimalisasi sektor pertanian, terutama hortikultura dan padi, sebagai pemasok pangan utama ke kawasan Ibu Kota Nusantara.

Baca Juga: Tak Perlu Mahal! Ini 10 Buah Terbaik untuk Kulit Sehat dan Bercahaya Menurut dr Gia Pratama

Selain itu, pengembangan sektor pariwisata juga menjadi perhatian, khususnya kawasan Bukit Kelam yang diharapkan mampu menjadi ikon wisata internasional. 

"Upaya tersebut perlu didukung dengan peningkatan infrastruktur jalan yang memadai," tukasnya. (nda)

Editor : Hanif
#sintang #Krisantus Kurniawan #ekonomi hijau #RKPD #logistik