Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkab Sintang Latih Pemuda Jadi Pemimpin Adaptif Hadapi Tantangan Zaman yang Dinamis

Riska Nanda Kumala Sari • Kamis, 23 April 2026 | 09:45 WIB
Pelatihan kepemimpinan dengan pendekatan fleksibel dinilai menjadi bekal penting agar pemuda tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu beradaptasi menghadapi dinamika organisasi dan perubahan zaman. (ISTIMEWA)
Pelatihan kepemimpinan dengan pendekatan fleksibel dinilai menjadi bekal penting agar pemuda tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu beradaptasi menghadapi dinamika organisasi dan perubahan zaman. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, menyebutkan bahwa penguatan kapasitas kepemimpinan generasi muda menjadi kebutuhan mendesak, seiring meningkatnya kompleksitas tantangan di berbagai sektor.

“Paling tidak, kita disegarkan kembali bagaimana menjadi seorang pemimpin, kemudian ditambah wawasan dan ilmunya untuk jadi modal kita ke depan ketika kita dipercaya oleh siapa pun, oleh organisasi apapun untuk menjadi pimpinan,” ujar Kartiyus, Rabu (22/4).

Menurutnya, kepemimpinan tidak lagi bisa dijalankan dengan pendekatan kaku. Pemimpin masa kini dituntut mampu membaca situasi, memahami karakter tim, serta mengambil keputusan yang tepat dalam kondisi yang terus berubah.

"Pelatihan kepemimpinan dengan konsep situational leadership ini sangat relevan untuk membentuk karakter pemimpin yang adaptif," ungkapnya.

Baca Juga: Propam Polda Kalbar Periksa Handphone Personel Polres Kapuas Hulu, Cegah Pelanggaran Disiplin

Kartiyus menambahkan, pelatihan kepemimpinan tersebut  menjadi ruang pembelajaran praktis bagi pemuda untuk memperluas perspektif serta memperkuat kesiapan mereks dalam memegang tanggung jawab di masa depan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sintang, Hendrika, menjelaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia di kalangan pemuda menjadi fokus berkelanjutan pemerintah daerah.

Peserta pelatihan berasal dari beragam latar belakang, mulai dari perangkat desa, organisasi kepemudaan hingga mahasiswa. Keragamam ini diharapkan mampu memperkaya proses belajar dan membangun jejaring antar calon pemimpin.

“Peserta pelatihan berasal dari unsur perangkat desa, organisasi pemuda, serta mahasiswa, dengan harapan mereka dapat menjadi calon-calon pemimpin di masa mendatang,” tutupnya. (nda)

Editor : Hanif
#pemimpin #adaptif #pelatihan kepemimpinan #Pemkab Sintang #Pemuda