PONTIANAK POST - Perayaan Hari Jadi Kota Sintang ke-664 pada tahun 2026 diarahkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi sebagai ruang interaksi warga sekaligus penggerak ekonomi lokal. Pemerintah Kabupaten Sintang menyiapkan tujuh kegiatan utama yang menyasar berbagai aspek, mulai dari tradisi hingga hiburan rakyat.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sintang, Yustinus J, menyebutkan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini dirancang untuk memperkuat keterlibatan masyarakat secara luas. Menurutnya, tema “Sintang Kota Bersama” bukan hanya simbol, melainkan pijakan dalam menyusun seluruh agenda.
Ia menjelaskan, tujuh agenda yang disiapkan mencakup Umpan Benua, ziarah makam Zubair I, upacara hari jadi, Saprahan Agung dan Saprahan Anak Negeri, pameran ekonomi kreatif dan panggung hiburan, festival musik dan lomba gerak lagu dangdut, serta senam massal. Kombinasi kegiatan tersebut dinilai mampu menjangkau berbagai kalangan masyarakat.
Yustinus menyatakan fokus pada pameran ekonomi kreatif menjadi satu diantara sorotan utama. Kegiatan itu, juga diharapkan memberi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada publik.
Baca Juga: Asistensi Teknis Digelar, Aparat Teritorial Tingkatkan Pendataan Sumber Daya Nasional di Wilayah
“Kita ingin ada dampak langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Ini kesempatan mereka untuk berkembang,” kata Yustinus.
Selain aspek ekonomi, pihaknya juga memberi perhatian pada nilai budaya dan sosial. Tradisi seperti Saprahan dan Umpan Benua tetap dipertahankan sebagai bagian dari identitas daerah.
Yustinus menekankan pentingnya koordinasi antarperangkat daerah agar seluruh agenda berjalan sesuai rencana. Ia juga mengingatkan agar aspek keamanan, kebersihan, dan ketertiban menjadi perhatian selama kegiatan berlangsung.
“Setiap panitia harus aktif melaporkan perkembangan. Kita ingin semua berjalan lancar tanpa mengabaikan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Yustinus berharap dengan konsep yang menggabungkan budaya, ekonomi, dan hiburan, perayaan Hari Jadi Sintang tahun ini mampu menghadirkan dampak nyata bagi warga sekaligus memperkuat identitas kota sebagai ruang bersama. (nda)
Editor : Hanif