PONTIANAK POST - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) Kalimantan Barat, Heri Saman, meminta ICDN Kabupaten Sintang mengambil peran lebih besar sebagai pusat gagasan, riset, dan penguatan sumber daya manusia Dayak di daerah.
Menurut Heri Saman, organisasi tersebut dibentuk untuk menghimpun kalangan intelektual Dayak dari berbagai latar belakang agar dapat berkontribusi bagi kemajuan masyarakat Dayak dan pembangunan daerah.
“ICDN hadir untuk menyatukan kalangan intelektual Dayak di seluruh Indonesia tanpa memandang aliran politik, pekerjaan maupun agama. Tujuannya memberi gagasan dan pemikiran bagi kemajuan Dayak ke depan,” kata Heri Saman, Jumat (24/4).
Ia menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi agenda utama yang harus segera dijalankan ICDN Sintang. Salah satu langkah konkret yang diusulkan adalah membangun kerja sama dengan perguruan tinggi di Sintang untuk melakukan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat.
Baca Juga: Dinkes Sanggau Targetkan Cek Kesehatan Gratis Tembus 80 Persen Tahun Ini
“Kita perlu mendorong peningkatan kualitas SDM Dayak. ICDN bisa bekerja sama dengan universitas di Sintang untuk melakukan riset,” ungkapnya.
Selain pendidikan, Heri Saman juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat Dayak dalam pengelolaan sumber daya alam di Kabupaten Sintang. Menurut dia, masyarakat lokal tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah pemanfaatan potensi daerah.
“Dalam pengelolaan sumber daya alam di Sintang, orang Dayak jangan hanya jadi penonton. Harus ikut sebagai pelaku,” tegasnya.
Ia juga meminta pengurus ICDN Sintang aktif menjalankan organisasi dan menghadirkan program nyata di tengah masyarakat. Diskusi publik, seminar, dan forum kajian dinilai penting untuk melahirkan strategi pembangunan di berbagai sektor.
“ICDN Sintang harus sering menggelar seminar dan diskusi yang mampu menghasilkan cara untuk maju di semua sektor,” pintanya.
Baca Juga: Polres Kapuas Hulu Jalani Audit Kinerja Polda Kalbar untuk Evaluasi Perencanaan dan Pengorganisasian
Heri Saman menambahkan, ICDN juga dapat bersinergi dengan masyarakat adat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan alam daerah. Menurut dia, peran organisasi intelektual sangat dibutuhkan untuk menghubungkan kepentingan pembangunan dengan perlindungan hak masyarakat adat.
Ia bahkan mendorong ICDN Sintang ikut mengawal lahirnya regulasi daerah yang melindungi masyarakat Dayak di masa depan.
“ICDN bisa mendorong perda yang melindungi suku Dayak ke depan,” ucapnya.
Di sisi lain, Heri Saman berharap semakin banyak generasi muda Dayak yang mampu menembus berbagai instansi strategis, termasuk lembaga vertikal, TNI, dan Polri, sebagai bagian dari peningkatan daya saing masyarakat. (nda)
Editor : Hanif