Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sekda Sintang Tegaskan Seleksi JPT Pratama Transparan, Peserta Diminta Tidak Cari Jalur Khusus

Riska Nanda Kumala Sari • Selasa, 28 April 2026 | 15:24 WIB
Kartiyus
Kartiyus

PONTIANAK POST - Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang memasuki tahapan asesmen kompetensi dengan melibatkan 62 peserta yang akan bersaing memperebutkan 15 jabatan strategis. Proses seleksi dipastikan berlangsung berlapis dan mengedepankan sistem merit.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus mengatakan tes asesmen dilaksanakan selama dua hari dengan menggandeng tim penguji dari Universitas Padjadjaran Bandung. Keterlibatan pihak eksternal dilakukan untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian peserta.

“Kita mengundang tim dari Bandung untuk menguji 62 peserta ke sini. Nanti tes terakhir mereka adalah wawancara dengan Tim Pansel pada 4 sampai 6 Mei 2026. Prosesnya masih panjang,” ujar Kartiyus, Senin (27/4).

Menurut Kartiyus, seluruh peserta diminta fokus menunjukkan kemampuan terbaik dan tidak mencari jalur lain di luar mekanisme resmi. Ia menegaskan panitia seleksi tidak bisa mengubah hasil apabila peserta tidak mampu memenuhi standar penilaian.

Baca Juga: Pemkab Sintang Sebut Majelis Taklim Wadah Strategis Menjaga Harmoni Sosial Masyarakat

“Ayo tunjukkan kemampuanmu sebaik mungkin. Jangan coba-coba menghubungi saya sebagai Ketua Pansel. Tidak ada yang bisa menolong peserta, karena peserta sendiri yang bisa menolong diri mereka sendiri,” tegasnya.

Ia menjelaskan, persaingan dalam seleksi ini sepenuhnya antar peserta. Karena itu, setiap peserta harus membuktikan kapasitas, rekam jejak, serta prestasi kerja yang dimiliki untuk meraih nilai tertinggi.

“Ujian ini melawan teman, bukan dengan Pansel,” ungkap Kartiyus.

Kartiyus menambahkan, panitia seleksi nantinya hanya menyerahkan tiga nama terbaik pada setiap jabatan kepada Bupati Sintang. Selanjutnya, kepala daerah memiliki kewenangan memilih satu nama dari tiga besar tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tugas Pansel menyiapkan data untuk tiga besar. Bupati nanti memilih sesuai kewenangan beliau,” tegas Kartiyus.

Baca Juga: Sering Pesan Minuman Manis di Kafe, Menkes Ingatkan Siap-siap Bayar Mahal di Masa Depan

Ia berharap proses seleksi ini menghasilkan pejabat yang benar-benar lolos karena prestasi dan kemampuan, bukan karena kedekatan tertentu. Menurutnya, birokrasi membutuhkan sosok pemimpin perangkat daerah yang mampu bekerja cepat, profesional, dan memberi dampak nyata bagi pelayanan publik.

“Kita harap bisa menghasilkan yang terbaik dan transparan. Kita mendorong mereka berlomba sesama teman itu secara adil,” pungkas Kartiyus.

Seleksi JPT Pratama ini menjadi salah satu langkah penting Pemkab Sintang dalam menata birokrasi sekaligus mengisi posisi strategis dengan figur yang kompeten dan berintegritas. (nda)

Editor : Hanif
#sekda pratama #transparan #Seleksi #JPT Pratama #Kartiyus