PONTIANAK POST - Kasus kebakaran yang terus berulang di Kabupaten Sintang menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Selain menimbulkan kerugian material, peristiwa kebakaran juga kerap mengancam keselamatan jiwa, sehingga langkah pencegahan dinilai perlu diperkuat secara menyeluruh.
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, mengatakan pemerintah daerah telah mengambil langkah awal melalui penerbitan kebijakan pencegahan. Pada awal Januari 2026, ia menandatangani surat edaran terkait antisipasi bahaya kebakaran sekaligus imbauan penyediaan alat proteksi di lingkungan masyarakat.
“Saya berharap seluruh warga memiliki kepedulian dengan melakukan tindakan antisipasi, seperti menyediakan alat pemadam kebakaran,” ujar Bala, Jumat (1/5).
Namun, Bala menilai kebijakan administratif saja belum cukup untuk menekan angka kejadian. Ia menekankan pentingnya pemahaman teknis masyarakat terhadap penggunaan peralatan serta sistem penanganan kebakaran.
Baca Juga: Siswi SD Jadi Korban Bullying, Aksi Kekerasan Kakak Kelas Viral di Kapuas Hulu
“Tidak cukup hanya dengan surat edaran. Masyarakat juga perlu memahami cara penggunaan sarana dan prasarana pencegahan serta penanganan kebakaran,” tegas Bala.
Menurutnya, edukasi dan sosialisasi menjadi kunci untuk meningkatkan kesadaran publik. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan mampu mengenali potensi risiko serta mengambil langkah cepat ketika terjadi kebakaran.
“Pemahaman yang baik akan membantu masyarakat bertindak tepat saat menghadapi situasi darurat,” jelasnya.
Bala juga menegaskan bahwa penanggulangan kebakaran bukan semata tanggung jawab instansi pemadam kebakaran, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak warga untuk aktif menjaga lingkungan masing-masing guna meminimalisir potensi kebakaran.
“Ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas petugas pemadam,” ucap Bala.
Baca Juga: Bupati Ketapang Minta Guru Berprestasi Diberi Penghargaan, Dorong Kualitas Pendidikan Dasar
Selain itu, ia menyoroti pentingnya penggunaan instalasi listrik yang aman sebagai salah satu faktor utama pencegahan. Banyak kasus kebakaran, menurutnya, dipicu oleh kelalaian dalam penggunaan jaringan listrik di rumah tangga.
“Perhatikan instalasi listrik dengan baik, karena itu menjadi kunci utama dalam mencegah kebakaran,” tuturnya.
Pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelibatan narasumber berpengalaman dalam kegiatan edukasi. Bala berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara langsung di lingkungan masing-masing.
“Ikuti kegiatan ini dengan serius agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” pesannya. (nda)
Editor : Hanif