PONTIANAK POST - Latar belakang sebagai mantan buruh, membentuk cara pandang Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, dalam melihat hubungan antara pekerja dan pengusaha. Ia menilai, keseimbangan kepentingan kedua pihak menjadi kunci utama menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Menurut Bala, relasi industrial kerap diwarnai tarik-menarik kepentingan yang wajar. Di satu sisi, pekerja menginginkan upah setinggi mungkin untuk memenuhi kebutuhan hidup, sementara di sisi lain pengusaha berupaya menekan biaya produksi agar usaha tetap berjalan efisien.
“Buruh ingin mendapatkan upah sebesar-besarnya, sedangkan pengusaha ingin menekan pengeluaran sekecil mungkin. Di sinilah pemerintah hadir sebagai penengah melalui penetapan standar upah minimum,” ujar Bala, Selasa (5/5).
Ia menekankan bahwa keseimbangan tersebut tidak hanya berdampak pada hubungan kerja, tetapi juga memengaruhi iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Stabilitas hubungan antara buruh dan pengusaha dinilai dapat menciptakan rasa aman bagi pelaku usaha.
Baca Juga: Ratusan Warga Antusias Ikuti Program Dogiyai Bersih, Sinergi Pemda dan Satgas Perkuat Lingkungan
“Kalau hubungan ini stabil dan tidak ada gejolak, pengusaha bisa menjalankan usaha dengan tenang. Perbankan juga akan lebih percaya untuk menyalurkan pinjaman, sehingga roda ekonomi bisa bergerak lebih baik,” ungkap Bala.
Bala juga mengaitkan kondisi tersebut dengan pentingnya menjaga situasi yang kondusif di lapangan. Minimnya konflik atau aksi unjuk rasa dinilai memberi ruang bagi dunia usaha untuk berkembang tanpa gangguan berarti.
“Ketika situasi kondusif, semua pihak diuntungkan. Usaha berjalan, tenaga kerja terserap, dan ekonomi tumbuh,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan badan usaha, Yunus, menilai buruh memiliki peran strategis tidak hanya dalam dunia industri, tetapi juga sebagai penopang kesejahteraan keluarga dan pembangunan bangsa.
“Buruh adalah pilar penting, sehingga perlu ada kebersamaan antara pekerja dan pengusaha dalam membangun hubungan yang harmonis,” ujar Yunus.
Baca Juga: Bupati Ketapang Alexander Wilyo Ajak Masyarakat Tetap Kompak Demi Pembangunan Berkeadilan
Ia menambahkan, sinergi kedua pihak diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang adil dan berkelanjutan. Dia juga menyatakan,“Kami ingin buruh dan pengusaha sama-sama maju, tumbuh bersama, saling menghormati, serta menciptakan suasana kerja yang aman dan sejahtera.” (nda)
Editor : Hanif