Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sintang Diproyeksikan Jadi Pusat Logistik dan Penyangga Pangan Kawasan IKN

Riska Nanda Kumala Sari • Jumat, 8 Mei 2026 | 15:19 WIB
Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny menyebut optimalisasi lahan pertanian perlu menjadi prioritas.
Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny menyebut optimalisasi lahan pertanian perlu menjadi prioritas.

PONTIANAK POST - Kabupaten Sintang dinilai memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi hijau di wilayah timur Kalimantan Barat. Selain diproyeksikan sebagai pusat distribusi dan logistik, daerah ini juga dipandang memiliki peluang besar menjadi penyangga kebutuhan pangan menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, mengatakan potensi tersebut harus dimanfaatkan melalui penguatan sektor pertanian, terutama hortikultura dan padi. Menurutnya, ketersediaan lahan pertanian yang cukup luas menjadi modal penting bagi Sintang untuk memasok kebutuhan pangan ke wilayah koridor IKN.

“Optimalisasi lahan pertanian perlu menjadi prioritas agar Sintang mampu menjadi salah satu pemasok pangan utama bagi kawasan penyangga IKN,” ujar Ronny di Sintang kemarin.

Selain sektor pangan, Ronny menuturkan kabupaten ini juga dinilai memiliki peluang besar di bidang pariwisata. Kawasan Bukit Kelam disebut dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata bertaraf internasional apabila didukung peningkatan infrastruktur, terutama akses jalan menuju lokasi wisata.

Baca Juga: Pemkab Sintang Sebut Pramuka Jadi Ruang Pembentukan Karakter Generasi Muda Daerah

“Bukit Kelam memiliki daya tarik yang kuat. Pengembangan kawasan wisata harus dibarengi dengan infrastruktur yang memadai agar mampu menarik lebih banyak wisatawan,” jelas Ronny.

Ia menambahkan, pengembangan ekonomi daerah tidak cukup hanya mengandalkan sumber daya alam, tetapi juga perlu didukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan industri lokal dinilai penting untuk menyiapkan tenaga kerja yang siap bersaing.

Menurutnya, investasi juga harus diperkuat melalui penyederhanaan regulasi agar iklim usaha di daerah semakin kondusif. Langkah tersebut diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kemudahan investasi akan memberikan dampak langsung terhadap terbukanya peluang kerja dan perputaran ekonomi di daerah,” tuturnya.

Ronny juga mendorong pemerintah daerah untuk memanfaatkan berbagai peluang pendanaan kreatif dan memperluas kerja sama dengan dunia usaha maupun tokoh masyarakat guna mempercepat pembangunan daerah.

Baca Juga: Wabup Sintang Sebut Lulusan MTsN 1 Berpeluang Raih Berbagai Profesi Masa Depan

Ia menilai sinergi antar pemangku kepentingan menjadi faktor penting agar berbagai program prioritas dapat berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Optimalisasi aset daerah dan dukungan terhadap program strategis nasional perlu diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya. (nda)

Editor : Hanif
#sintang #pangan #sektor pertanian #IKN #pusat logistik