PONTIANAK POST - Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sintang terus menunjukkan hasil positif. Kelompok tani di Desa Sungai Ukoi, Kecamatan Sungai Tebelian, sukses memanen jagung hibrida di lahan seluas satu hektare melalui kolaborasi antara petani, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kepolisian, Sabtu (9/5).
Kegiatan ini dinilai sebagai indikator tumbuhnya semangat masyarakat dalam memanfaatkan lahan produktif. Menariknya, proses budidaya hingga panen kali ini melibatkan kelompok tani milenial, yang menjadi harapan bagi regenerasi sektor pertanian di daerah tersebut.
Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo, melalui Kapolsek Sungai Tebelian IPDA Aprianus Sabari Tampe, menyatakan bahwa dukungan terhadap sektor pertanian adalah bagian dari sinergi menjaga ketahanan pangan masyarakat.
"Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. Kami berharap masyarakat semakin termotivasi memanfaatkan lahan secara maksimal," ujar Aprianus.
Baca Juga: Polsek Mukok Panen Empat Ton Jagung Hibrida, Sinergi Polri dan Swasta Wujudkan Ketahanan Pangan
Ia menambahkan, keberhasilan panen ini merupakan buah dari pendampingan berkelanjutan oleh penyuluh pertanian serta semangat gotong royong antarpihak di tingkat desa.
Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Sungai Tebelian, Lasino, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, hasil panen yang menggembirakan ini diharapkan mampu memicu petani lain untuk mengembangkan komoditas serupa.
"Kami berharap kegiatan ini berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan, khususnya di Kabupaten Sintang," kata Lasino.
Keberhasilan di Desa Sungai Ukoi memperlihatkan potensi besar pengembangan pertanian di wilayah pedesaan Sintang, terutama melalui keterlibatan generasi muda dan optimalisasi lahan tidur menjadi lahan produktif. (nda)
Editor : Hanif