Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemkab Sintang Libatkan Guru Promosikan Destinasi Wisata Lewat Konten Media Sosial

Riska Nanda Kumala Sari • Selasa, 19 Mei 2026 | 14:41 WIB
Pemkab Sintang mulai mengarahkan peran guru tidak hanya di ruang pendidikan, tetapi juga sebagai agen promosi wisata melalui media digital. (RISKA / PONTIANAK POST)
Pemkab Sintang mulai mengarahkan peran guru tidak hanya di ruang pendidikan, tetapi juga sebagai agen promosi wisata melalui media digital. (RISKA / PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang mulai mengarahkan peran guru tidak hanya di ruang pendidikan, tetapi juga sebagai agen promosi wisata melalui media digital. Pelatihan singkat fotografi dan videografi praktis bagi para guru digelar untuk meningkatkan kemampuan membuat konten visual yang dinilai mampu memperluas promosi destinasi wisata daerah.

Pelatihan yang diikuti para guru tersebut menjadi bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tingkat dasar. Fokus kegiatan diarahkan pada kemampuan mendokumentasikan potensi wisata serta berbagai aktivitas budaya lokal dalam bentuk foto dan video yang menarik untuk dipublikasikan melalui media sosial.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, mengatakan perkembangan teknologi digital saat ini membuka peluang besar bagi masyarakat, termasuk guru, untuk ikut memperkenalkan potensi daerah secara lebih luas. Menurutnya, media sosial memiliki jangkauan yang sangat besar dan efektif untuk mengenalkan objek wisata kepada publik.

“Peserta pelatihan fotografi dan videografi ini ke depan bisa memproduksi dan memposting foto dan video tentang lokasi wisata Kabupaten Sintang di media sosial. Termasuk momen-momen positif dan menarik seperti upacara adat yang bisa dipromosikan,” ujar Kartiyus, Senin (18/5).

Baca Juga: Jembatan Rusak di Hulu Gurung Kapuas Hulu, Mobil Pengangkut Galon Terperosok Saat Melintas

Ia menilai kebiasaan menyimpan dokumentasi hanya di telepon genggam kurang memberi manfaat luas. Sebaliknya, konten yang diunggah ke platform digital dapat menjadi sarana promosi sekaligus dokumentasi sejarah yang bisa diakses kembali kapan saja.

“Kalau ada video dan foto menarik, posting dan simpan di media sosial. Kapan-kapan masih bisa kita lihat, daripada disimpan di handphone dan membuat memori penuh,” katanya.

Selain kemampuan teknis fotografi dan videografi, perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) juga menjadi perhatian dalam pelatihan tersebut. Kartiyus menyebut teknologi AI kini menjadi tantangan sekaligus peluang, terutama karena generasi muda dinilai semakin cepat beradaptasi dengan teknologi digital.

“AI menjadi tantangan besar kita. Anak-anak sekarang juga lebih hebat menggunakan teknologi ini. Mengubah foto juga sudah bisa dengan AI,” ucapnya.

Ia berharap para guru dapat memanfaatkan kemampuan yang diperoleh selama pelatihan untuk memperkenalkan berbagai lokasi wisata di Sintang melalui konten kreatif. Menurutnya, semakin banyak foto dan video menarik yang beredar di media sosial, semakin besar pula peluang destinasi wisata lokal dikenal dan dikunjungi masyarakat luas.

Baca Juga: Bahaya AC Terlalu Dingin: Bisa Picu Flu Musim Panas, Ini Penjelasan Dokter dan Cara Aman Menggunakannya

“Kalau guru mengunjungi lokasi wisata di Kabupaten Sintang, buat foto dan video yang bagus lalu posting di media sosial masing-masing. Ketika dilihat banyak orang, lokasi wisata itu bisa semakin ramai dikunjungi,” tutupnya. (nda)

Editor : Hanif
#promosi wisata #guru #pelatihan #videografi #Pemkab Sintang