PONTIANAK POST - Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menyerahkan satu ekor sapi jenis limousin bantuan hewan kurban dari Presiden RI kepada Masjid Al Mubarokah, Desa Baning Panjang, Kecamatan Kelam Permai, Jumat, (22/5). Sapi dengan bobot mencapai 873 kilogram itu diserahkan di halaman Kantor Bupati Sintang untuk selanjutnya dibawa ke lokasi penerima.
Bala mengatakan Kabupaten Sintang tahun ini menerima kuota satu ekor sapi kurban dari Presiden RI dan Masjid Al Mubarokah dinilai memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan. Ia berharap proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban dilakukan sesuai ketentuan syariat dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden RI atas bantuannya. Masjid Al Mubarokah Desa Baning Panjang layak mendapatkan bantuan ini dari kriteria yang ada. Saya berharap kepada pengurus masjid dan kepala desa agar penyembelihan dan pembagian daging kurban bisa sesuai dengan syariat dan dibagikan kepada umat yang berhak,” ujar Bala.
Dalam kesempatan itu, Bala juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan negara. Menurutnya, bantuan sosial seperti hewan kurban pemerintah turut bersumber dari pengelolaan anggaran negara yang berasal dari pajak masyarakat.
Baca Juga: Bupati Sintang Tekankan Sportivitas Saat Buka O2SN dan FLS3N Kelam Permai
“Bantuan ini dari Bapak Presiden RI, dananya juga dari para pembayar pajak. Oleh sebab itu, kita jangan bosan-bosan mengingatkan warga untuk membayar pajak untuk keberlanjutan bangsa dan negara kita,” pesannya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sintang, Arif Setya Budi, memastikan kondisi sapi bantuan presiden telah melalui pemeriksaan kesehatan berlapis dan dinyatakan layak sebagai hewan kurban. Pemerintah daerah, kata dia, juga akan mengawal seluruh proses mulai dari pengiriman hingga pembagian daging kepada masyarakat.
“Sapi jenis limousin bantuan dari Bapak Presiden RI ini memiliki berat 873 kilogram dan kesehatan sapi sudah dicek berlapis serta layak untuk dijadikan hewan kurban. Kami akan mengawal sampai ke Masjid Al Mubarokah, termasuk proses penyembelihan dan pembagian daging kurban kepada masyarakat,” tukasnya. (nda)
Editor : Hanif