PONTIANAK POST- Regenerasi personel dan kepemimpinan di lingkungan Kodim 1205/Sintang terus berjalan seiring berakhirnya masa dinas sejumlah prajurit yang telah mengabdi selama puluhan tahun. Sebanyak lima anggota Kodim 1205/Sintang resmi memasuki masa purna tugas, bersamaan dengan pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Komandan Koramil (Danramil) di jajaran Kodim setempat.
Komandan Kodim 1205/Sintang, Letkol Arm Anggit Wijaksono, menilai pergantian personel merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan tugas teritorial sekaligus memberikan ruang bagi lahirnya kepemimpinan baru di tingkat kewilayahan.
Menurut Anggit, para prajurit yang memasuki masa purna tugas telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI Angkatan Darat, khususnya dalam pembinaan teritorial di Kabupaten Sintang dan sekitarnya. Pengalaman serta dedikasi yang telah diberikan selama bertahun-tahun menjadi bagian dari perjalanan organisasi yang tidak dapat dipisahkan.
Baca Juga: Kelangkaan LPG 3 Kg Bikin Warga Kapuas Hulu Kesulitan Memasak dan Penuhi Kebutuhan Harian
“Purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari pengabdian di tengah masyarakat dengan cara yang berbeda. Kami berharap silaturahmi tetap terjaga,” kata Anggit.
Ia menambahkan, para anggota yang memasuki masa pensiun diharapkan tetap dapat berperan aktif di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Kehadiran mereka dinilai tetap penting sebagai teladan sekaligus sumber pengalaman bagi generasi muda.
Selain pelepasan anggota purna tugas, Kodim 1205/Sintang juga melaksanakan serah terima jabatan sejumlah Danramil. Pergantian tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier prajurit sekaligus upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kewilayahan.
Baca Juga: Gapki Kalimantan Barat Ingatkan Perusahaan Patuhi Harga TBS Resmi
Anggit berharap pejabat Danramil yang baru dapat segera menyesuaikan diri dengan karakteristik wilayah tugas masing-masing. Ia menekankan pentingnya melanjutkan program yang telah berjalan serta memperkuat hubungan dengan pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat.
“Pejabat baru harus mampu beradaptasi dengan cepat, melanjutkan program satuan, serta meningkatkan kinerja pembinaan teritorial di wilayahnya,” tambahnya.
Pergantian kepemimpinan di tingkat Koramil dinilai memiliki peran strategis mengingat Danramil menjadi ujung tombak pelaksanaan tugas teritorial TNI AD di tingkat kecamatan. "Kesinambungan program dan kedekatan dengan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan daerah," tukasnya. (nda)
Editor : Miftakhair