PONTIANAK POST- Ketersediaan data ekonomi yang akurat dinilai menjadi kunci dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran di Kabupaten Sintang. Karena itu, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sintang mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menegaskan bahwa sensus ekonomi memiliki peran strategis karena dilaksanakan hanya sekali dalam sepuluh tahun. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar perencanaan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik dalam jangka panjang.
“Kalau kita berangkat dari data yang benar, saya rasa perencanaan dan pelaksanaan pun bisa benar,” kata Bala, Kamis (18/6).
Baca Juga: Ratusan Pelajar Sintang Unjuk Gigi di Ajang Talenta 2026 Bidang Olahraga, Seni, dan Sastra
Menurutnya, data yang valid akan membantu pemerintah memahami kondisi riil aktivitas ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa dan dusun. Informasi tersebut diperlukan agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara lebih tepat sesuai kondisi di lapangan.
Ia mencontohkan, pendataan jumlah mesin yang digunakan masyarakat di suatu wilayah dapat menjadi dasar dalam menghitung kebutuhan bahan bakar minyak (BBM). Dengan demikian, distribusi BBM dapat disesuaikan dengan kebutuhan sebenarnya.
“Misalnya data mesin yang ada di sebuah kampung disampaikan apa adanya, sehingga pemerintah bisa mensuplai BBM sesuai jumlah mesin yang ada di wilayah itu. Dengan begitu, antara demand dan supply bisa seimbang,” ungkapnya.
Baca Juga: Bupati Alexander Wilyo Tegaskan Pekan Gawai Dayak XII Jadi Momentum Lestarikan Budaya Leluhur
Hal serupa juga berlaku pada sektor pertanian. Data mengenai luas sawah, jumlah kebun, dan aktivitas usaha pertanian akan membantu pemerintah menentukan kebutuhan pupuk di masing-masing wilayah.
Bala mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam sensus dengan memberikan jawaban yang jujur kepada petugas. Menurutnya, kualitas data sangat bergantung pada keterbukaan responden saat proses pendataan berlangsung.
“Saya berharap seluruh masyarakat berpartisipasi dan menjawab setiap pertanyaan dengan jujur sehingga menghasilkan data yang benar untuk 10 tahun ke depan,” tegasnya.
Baca Juga: Kurangi Volume TPA, DLH Sintang Edukasi Masyarakat Pilah Sampah Rumah Tangga Jadi 4 Kategori
Selain masyarakat, ia juga mengingatkan petugas sensus agar menjalankan tugas secara profesional dan benar-benar melakukan pendataan langsung di lapangan. Keakuratan data, kata dia, menjadi tanggung jawab bersama karena hasil sensus akan digunakan untuk berbagai kebutuhan pembangunan daerah maupun pengambilan kebijakan di tingkat pusat.
Bala menambahkan, data ekonomi yang valid juga berpotensi meningkatkan optimalisasi penerimaan daerah, termasuk dari sektor perpajakan. "Dengan basis data yang lebih lengkap dan akurat, kami menyusun kebijakan ekonomi yang lebih efektif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan," tukasnya. (nda)
Editor : Miftakhair