PONTIANAK POST - Sebanyak 224 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang yang akan memasuki masa pensiun pada tahun 2027 diminta untuk mulai mempersiapkan diri, terutama dalam menghadapi perubahan sosial dan kondisi ekonomi setelah tidak lagi berstatus sebagai pegawai aktif.
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menuturkan masa pensiun merupakan fase kehidupan yang memerlukan kesiapan mental agar para ASN dapat beradaptasi dengan baik.
“Saya berharap ASN yang akan pensiun tahun 2027 menyiapkan diri dengan baik. Karena ada perubahan kondisi yang cukup drastis dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai terkejut dan harus cepat beradaptasi,” ujar Bala, Kamis (25/6).
Baca Juga: Galaxy A56 dan A55 Dapat Patch Baru, Samsung Tutup 45 Celah Keamanan
Ia menjelaskan, perubahan yang sering dirasakan para pensiunan adalah berkurangnya interaksi sosial yang sebelumnya diperoleh karena jabatan. Kondisi tersebut, menurutnya, harus dipahami sejak dini agar tidak menimbulkan tekanan psikologis.
“Selama menjadi ASN, baik struktural maupun fungsional, biasa didatangi dan disegani orang. Setelah pensiun, situasinya tentu berbeda. Karena itu harus siap secara mental,” tutur Bala.
Selain kesiapan mental, Bala juga menyoroti pentingnya pengelolaan keuangan setelah pensiun. Ia mengingatkan agar dana pensiun yang diterima dari Taspen digunakan secara bijaksana dan tidak dihabiskan untuk kebutuhan yang tidak produktif.
“Dulu ada tambahan penghasilan pegawai, nanti tidak ada lagi, sementara uang pensiun tidak seberapa. Saya merasa perlu mengingatkan hal ini supaya pensiun bisa dijalani dengan bahagia,” ungkap Bala.
Bala juga mengingatkan para ASN agar berhati-hati apabila mendapat tawaran untuk terjun ke dunia politik setelah pensiun. Menurutnya, setiap keputusan harus dipertimbangkan secara matang dengan mengenali kemampuan dan kapasitas diri.
Baca Juga: PHBI Sintang 2026–2030 Perkuat Silaturahmi dan Harmoni Masyarakat Lewat Kegiatan Keagamaan
“Kalau nanti ada yang dilirik partai, agar hati-hati dan pertimbangkan dengan matang. Jangan sampai tergoda hanya karena dinilai layak atau pantas,” pesannya.
Dari total 224 ASN yang akan pensiun pada 2027, sebanyak 87 orang berasal dari jabatan fungsional teknis dan organisasi perangkat daerah, 126 orang merupakan tenaga pendidikan, serta 11 orang berasal dari sektor kesehatan.
Bala berharap para pensiunan tetap aktif melalui kegiatan positif dan terus menjaga nama baik diri, keluarga, serta menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Nama baik tidak hanya dijaga ketika masih bekerja, tetapi sampai akhir hayat,” pungkasnya. (nda)
Editor : Miftakhair