Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Festival Lestari 2026 Dorong Investasi Produk Unggulan Kalbar

Riska Nanda Kumala Sari • Rabu, 1 Juli 2026 | 09:54 WIB
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala ikut dalam audiensi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama pemerintah kabupaten yang tergabung dalam Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) di Ruang Rapat Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Senin (28/6).
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala ikut dalam audiensi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama pemerintah kabupaten yang tergabung dalam Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) di Ruang Rapat Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Senin (28/6).

PONTIANAK POST- Festival Lestari 2026 diproyeksikan menjadi momentum memperluas pasar dan investasi bagi produk unggulan berbasis sumber daya alam dari sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat. Persiapan agenda tersebut dibahas dalam audiensi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama pemerintah kabupaten yang tergabung dalam Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) di Ruang Rapat Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Senin (28/6).

Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, mengatakan pertemuan tersebut memfokuskan pembahasan pada penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan Kabupaten Sintang, Sanggau, dan Kapuas Hulu dalam mengembangkan Produk Unggulan Daerah (PUD) berbasis alam secara berkelanjutan.

Menurut Bala, kolaborasi lintas daerah menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas melalui pendekatan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga: PKK Sintang Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah demi Lingkungan Bersih

"Pertemuan ini membahas sinergi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Kabupaten Sintang, Sanggau, dan Kapuas Hulu dalam pengembangan Produk Unggulan Daerah berbasis alam secara berkelanjutan," ujar Bala.

Selain membahas pengembangan produk unggulan, audiensi juga menjadi bagian dari persiapan Festival Lestari 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9–12 September 2026.

"Satu diantara agenda utama dalam kegiatan tersebut ialah partnership dan business matching yang mempertemukan pelaku usaha, investor, serta berbagai produk unggulan dari daerah," jelas Bala.

Bala menilai forum tersebut dapat menjadi kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada calon mitra bisnis maupun investor. Dengan demikian, produk unggulan daerah tidak hanya dikenal lebih luas, tetapi juga memiliki peluang memperoleh dukungan investasi untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas.

Baca Juga: DPR RI Setujui Tujuh RUU Kabupaten dan Kota di Kalbar Jadi Usul Inisiatif

"Festival Lestari ini bisa menjadi ruang yang mempertemukan pelaku usaha dengan investor sehingga produk unggulan daerah memiliki nilai tambah dan akses pasar yang lebih luas," katanya.

Ia menambahkan, pembangunan berbasis ekonomi hijau menjadi salah satu arah yang terus dikembangkan pemerintah daerah. Pemanfaatan potensi sumber daya alam, menurutnya, harus tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan agar mampu memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Bala menuturkan melalui kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan LTKL, pengembangan ekonomi hijau di Kalimantan Barat diharapkan bisa semakin kuat. Sebab melalui sinergi tersebut, diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah, memperluas peluang investasi, menciptakan lapangan usaha baru, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 "Kami pun berharap Festival Lestari 2026 ini, bisa menjadi etalase potensi daerah sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Barat sebagai kawasan yang mengembangkan ekonomi berkelanjutan berbasis kekayaan alam," tutup Bala. (nda)

Editor : Miftakhair
#Produk Unggulan Daerah #Gregorius Herkulanus Bala #kalimantan barat #ekonomi hijau #Kabupaten Sintang