SINTANG - Pemerintah Kabupaten Sintang menempatkan pemeriksaan kehamilan secara rutin sebagai langkah penting dalam upaya menekan angka stunting. Selain memastikan balita memperoleh asupan gizi yang cukup, perhatian juga difokuskan pada kondisi ibu hamil agar potensi gangguan pertumbuhan anak dapat dicegah sejak masa kehamilan.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, saat menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Kabupaten Sintang. Menurutnya, berbagai tantangan di lapangan tidak mengurangi keseriusan pemerintah daerah dalam memberikan layanan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ronny mengakui kondisi geografis Kabupaten Sintang menjadi satu diantara kendala utama dalam pelaksanaan program penanganan stunting. Luas wilayah, jarak antarkampung yang berjauhan, penyebaran penduduk, serta keterbatasan anggaran membuat pelayanan membutuhkan kerja sama seluruh pihak.
Baca Juga: DPRD Sintang Minta PLN Transparan Soal Penyebab Pemadaman Listrik yang Berulang
"Kendala luas wilayah, penyebaran penduduk, jarak antarkampung yang jauh, dan keterbatasan anggaran memang menjadi tantangan kami. Namun, saya menegaskan bahwa tidak ada satu pun anak kurang gizi maupun ibu hamil kurang gizi yang tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah," ujar Ronny, Jum'at (3/7).
Menurut Ronny, masih ada ibu hamil yang merasa kondisi tubuhnya sehat sehingga memilih tidak melakukan pemeriksaan secara berkala. Padahal, pemeriksaan kehamilan menjadi langkah awal untuk mengetahui kemungkinan adanya kekurangan gizi maupun risiko kesehatan lainnya.
"Kami sudah mengedukasi ibu hamil agar rajin mengontrol dan memeriksakan kandungan kepada petugas yang ada di kampung. Masih ada yang merasa sehat sehingga tidak memeriksakan kandungannya," ungkapnya.
Ia menambahkan, apabila pemeriksaan dilakukan secara rutin, tenaga kesehatan dapat lebih cepat mendeteksi ibu hamil yang mengalami kekurangan gizi sehingga penanganan dapat segera diberikan melalui anggaran yang telah disiapkan pemerintah.
Ronny juga berharap dukungan pemenuhan gizi bagi ibu hamil terus diperkuat, termasuk melalui distribusi makanan tambahan ke seluruh fasilitas kesehatan. (nda)
Editor : Hanif