PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang menginginkan produk unggulan daerah yang lahir dari pelaku usaha lokal berkembang menjadi komoditas yang diproduksi secara massal dan menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Sintang. Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny saat pengumuman pemenang Lomba Produk Unggulan Daerah (PUD) Tahun 2026.
Menurut Ronny, produk yang berhasil menjadi pemenang tidak boleh berhenti hanya sebagai hasil kompetisi. Produk-produk tersebut harus terus dikembangkan agar mampu memenuhi kebutuhan pasar dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Jangan sampai setelah lomba selesai produknya juga berhenti. Justru momentum ini harus dimanfaatkan untuk terus berproduksi sehingga diminati masyarakat dan berkembang menjadi usaha yang menjanjikan,” ujar Ronny, Jum'at (10/7).
Baca Juga: Wali Kota Pontianak Ingatkan ASN Menjadi Teladan Menjaga Kebersihan Lingkungan Kerja
Ia menilai Sintang memiliki kekayaan sumber daya alam yang menjadi bahan baku berbagai produk unggulan. Potensi tersebut harus dimanfaatkan secara bijaksana dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan agar keberlanjutan usaha dapat terjamin.
“Pengelolaan lingkungan menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari pengembangan produk unggulan. Alam harus tetap terjaga agar manfaatnya bisa dirasakan hingga generasi mendatang,” ungkap Ronny
Ronny juga meminta pelaku usaha terus melakukan inovasi, mulai dari peningkatan kualitas produk, desain kemasan hingga strategi pemasaran. Menurutnya, pemanfaatan platform digital menjadi peluang besar untuk memperluas jangkauan pasar.
Selain itu, ia berharap lembaga perbankan dapat berkontribusi melalui dukungan pembiayaan maupun promosi kepada pelaku usaha yang memiliki produk potensial.
“Kolaborasi dengan perbankan penting agar pelaku usaha memiliki akses modal dan kesempatan memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas,” katanya. (nda)
Editor : Hanif