Niko Dimus Tegaskan Toleransi Menjadi Tanggung Jawab Seluruh Masyarakat untuk Menjaga Kerukunan di Sintang

Riska Nanda Kumala Sari • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 10:49 WIB
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Niko Dimus.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Niko Dimus.

PONTIANAK POST  - Keberagaman masyarakat di Kabupaten Sintang dinilai menjadi modal sosial yang memperkuat persatuan dan kehidupan bermasyarakat. Di tengah masyarakat yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya, nilai toleransi terus dipandang sebagai fondasi penting untuk menjaga keharmonisan serta menciptakan stabilitas daerah.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Niko Dimus, mengatakan Pemerintah Kabupaten Sintang berkomitmen menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman. Menurutnya, toleransi yang selama ini tumbuh di Sintang merupakan aset yang harus dipertahankan bersama oleh seluruh elemen masyarakat.

"Pemerintah Kabupaten Sintang terus berkomitmen menjaga kehidupan masyarakat yang dalam keberagaman. Kita bersyukur bahwa selama ini Kota Sintang dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi antara umat beragama sehingga nilai-nilai tersebut harus terus kita pelihara bersama," ujar Niko Dimus, Kamis (23/7).

 Baca Juga: Puntung Rokok yang Masih Menyala Jadi Ancaman Kebakaran, Pemkab Sintang Minta ASN Tingkatkan Kewaspadaan

Ia menilai kerukunan yang terbangun selama ini bukan hanya menjadi identitas Kabupaten Sintang, tetapi juga menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Kehidupan masyarakat yang saling menghargai diyakini mampu menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif bagi pertumbuhan daerah.

Menurut Niko, keberagaman tidak boleh dipandang sebagai perbedaan yang memisahkan masyarakat. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi kekuatan untuk mempererat hubungan antarsesama, memperkuat solidaritas, dan membangun semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

"Keberagaman merupakan kekuatan yang memperkokoh persatuan dan persaudaraan kita," katanya.

Ia menambahkan, menjaga toleransi merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya pemerintah. Nilai saling menghormati antarumat beragama perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sosial agar kerukunan yang telah terbangun dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Baca Juga: Lapas Sintang Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi Lewat Makanan Titipan

Niko juga menilai iklim kehidupan yang harmonis memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah. Kondisi yang aman dan penuh rasa saling percaya akan mempermudah pelaksanaan berbagai program pembangunan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial maupun ekonomi.

Dengan terus memelihara semangat toleransi, Kabupaten Sintang diharapkan mampu mempertahankan reputasinya sebagai daerah yang menghargai keberagaman. 

"Nilai persaudaraan, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif sekaligus memperkuat persatuan masyarakat di tengah kemajemukan," tutupnya. (nda)

Editor : Miftakhair
kebersamaan toleransi sintang masyarakat keberagaman