PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang menjadwalkan Pameran Pembangunan Tahun 2026 berlangsung pada September mendatang dan dipadukan dengan Kelam Tourism Festival serta Festival Lestari.
Skema tersebut menjadi salah satu pembeda dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sintang, sekaligus diharapkan memperluas daya tarik kegiatan bagi masyarakat maupun tamu dari luar daerah.
Keputusan menggabungkan tiga agenda itu diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak pengunjung sekaligus menjadi ruang promosi pembangunan dan potensi daerah. Seluruh kegiatan direncanakan terpusat di kawasan Stadion Baning, Sintang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus mengatakan pemerintah daerah telah mulai mematangkan seluruh persiapan agar setiap agenda dapat berjalan sesuai rencana. Ia meminta seluruh panitia segera menyelesaikan pembagian tugas dan memperkuat koordinasi di masing-masing bidang.
"Silakan setiap seksi menggelar rapat internal bersama anggotanya agar seluruh persiapan dapat dimatangkan," ujar Kartiyus, Jumat (24/7).
Menurutnya, peringatan HUT RI tahun ini mengusung tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" dengan logo resmi yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten Sintang juga telah menyusun delapan agenda utama yang akan dilaksanakan selama rangkaian peringatan kemerdekaan.
Selain upacara peringatan, masyarakat akan disuguhi berbagai kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan, seperti perlombaan permainan tradisional antarorganisasi perangkat daerah (OPD), karnaval pelajar, hingga pawai pembangunan. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkuat semangat kebangsaan di tengah masyarakat.
Baca Juga: Peringatan HUT Ke-19 Kubu Raya, Sujiwo: ASN Harus Maksimal Melayani
"Sebagian besar kegiatan merupakan agenda rutin yang setiap tahun kita laksanakan. Namun tetap kita harapkan mampu meningkatkan semangat kebangsaan sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat," kata Kartiyus.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Pameran Pembangunan pada September dipilih agar dapat berjalan beriringan dengan Kelam Tourism Festival dan Festival Lestari yang akan dihadiri anggota Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) dari berbagai daerah di Indonesia. (nda)
Editor : Miftahul Khair