Kabut Asap Mulai Selimuti Sintang, Kasus ISPA Justru Turun dan Masih Terkendali

Riska Nanda Kumala Sari • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:24 WIB

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Rosa Trifina. (DOK DINKES SINTANG)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Rosa Trifina. (DOK DINKES SINTANG)

PONTIANAK POST  - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Sintang. Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Kesehatan karena paparan asap berpotensi memicu gangguan saluran pernapasan, terutama bagi kelompok rentan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Rosa Trifina mengatakan, hingga pekan ke-30, kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Sintang masih berada dalam kondisi terkendali. Bahkan, jumlah kasus tercatat menurun dibandingkan periode sebelumnya.

“Untuk Kabupaten Sintang di minggu ke-30, kasus ISPA turun dibandingkan minggu ke-27, 28 dan 30. Saat ini kondisi Sintang masih terkendali,” ujar Rosa, Senin (10/8) malam.

 Baca Juga: Cegah Perkawinan Dini dan Narkoba, Keluarga di Sintang Diminta Jadi Benteng Utama Anak

Meski kasus belum menunjukkan peningkatan yang mengkhawatirkan, masyarakat diminta tidak mengabaikan kondisi udara. Asap dari karhutla dapat membawa partikel yang mengganggu saluran pernapasan apabila terhirup dalam jumlah dan durasi tertentu. Rosa mengingatkan masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah ketika udara terlihat berasap atau kualitas udara memburuk. Penggunaan masker yang efektif juga diperlukan bagi warga yang harus beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga: Lemkari Sintang Matangkan Persiapan Porprov Kalbar 2026, Gashuku Jadi Ujian Fisik dan Mental

Rosa juga menyatakan perhatian khusus diberikan kepada bayi, Balita, anak-anak, ibu hamil, lanjut usia serta penderita asma, PPOK dan penyakit jantung. Dia meminta warga segera mendatangi Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami batuk, pilek, demam, sesak napas, napas cepat, nyeri dada hingga iritasi mata dan tenggorokan. (nda)

 

Editor : Miftakhair
sintang asap ispa karhutla dinas kesehatan