PONTIANAK POST - Sebanyak 460 prajurit Batalyon 642 Kapuas diberangkatkan menuju Papua untuk menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, Selasa (11/8), menyampaikan pesan khusus kepada seluruh prajurit sebelum meninggalkan Sintang. Menggunakan handy talky milik Komandan Batalyon 642 Kapuas Letkol Inf Jefry M. Tampubolon, Bala menyampaikan doa agar seluruh personel mendapat perlindungan selama menjalankan tugas.
Bala berharap seluruh prajurit dapat menjalankan amanah dengan baik serta kembali berkumpul bersama keluarga setelah menyelesaikan masa penugasan. Keberangkatan 460 personel tersebut berkaitan dengan pelaksanaan Operasi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan dan Pengamanan Wilayah di kawasan perbatasan Indonesia-Papua Nugini.
Baca Juga: Bupati Sintang Prihatin Ada Anak Tendang Ibu, Sekolah Diminta Perkuat Pendidikan Karakter
"Para personel ini akan menjalankan sejumlah tugas yang berkaitan langsung dengan keamanan dan kedaulatan wilayah negara," tuturnya.
Ia menuturkan tugas utama pasukan mencakup penjagaan perbatasan, menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mengamankan patok-patok batas negara. Selain itu, personel juga membantu Polri dan aparat pemerintah setempat menjaga stabilitas keamanan dari berbagai ancaman.
Baca Juga: 658 Hotspot Terdeteksi di Sintang, Luas Indikatif Karhutla Capai 139 Hektare hingga Juli 2026Baca Juga: 658 Hotspot Terdeteksi di Sintang, Luas Indikatif Karhutla Capai 139 Hektare hingga Juli 2026
Bala menyatakan para personel juga memiliki peran mencegah berbagai aktivitas ilegal di kawasan perbatasan, termasuk penyelundupan barang dan pelintas batas secara ilegal. (nda)
Editor : Miftakhair