PONTIANAK POST – Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terlihat di sejumlah wilayah Kabupaten Sintang tidak menghentikan pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026.
Upacara yang berlangsung di Stadion Baning Sintang, Senin (17/8/2026), tetap berjalan sesuai jadwal sejak pukul 08.00 WIB. Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala bertindak sebagai inspektur upacara dan memimpin jalannya rangkaian kegiatan, termasuk pembacaan teks Pancasila serta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengatakan kondisi udara yang terdampak asap karhutla menjadi perhatian pemerintah daerah. Namun, situasi tersebut tidak menghalangi pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan yang menjadi momentum penting bagi masyarakat.
Baca Juga: Mirza Rafi dari Sintang Jadi Pembentang Bendera di Istana Merdeka
“Meskipun asap akibat kebakaran hutan dan lahan masih terlihat, upacara tetap berjalan dengan baik sesuai dengan rencana,” kata Bala.
Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga semangat persatuan dan tanggung jawab bersama dalam menghadapi berbagai persoalan daerah, termasuk ancaman karhutla.
Prosesi pengibaran Sang Merah Putih dilakukan oleh 33 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sintang. Para petugas tersebut sebelumnya telah dikukuhkan oleh Bupati Sintang untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan kemerdekaan tahun ini.
Baca Juga: El Nino Berpotensi hingga Akhir 2026, Sintang Waspadai Ancaman Karhutla
"Kehadiran para anggota Paskibraka menjadi bagian penting dalam pelaksanaan upacara. Dengan langkah tegap dan disiplin, mereka berhasil menjalankan tugas pengibaran bendera yang berlangsung lancar hingga akhir kegiatan," tutur Bala.
Pelaksanaan upacara tersebut turut diikuti unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, organisasi masyarakat, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Sintang. Suasana khidmat terlihat saat bendera Merah Putih dikibarkan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Bagi Pemerintah Kabupaten Sintang, momentum HUT RI ke-81 menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat kebersamaan masyarakat di tengah berbagai tantangan, termasuk kondisi lingkungan akibat kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah titik. (nda)
Editor : Miftakhair