PONTIANAK POST - Pemerintah desa di Kabupaten Sintang diminta memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah agar kebijakan dan program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Hal itu menjadi salah satu fokus dalam Rapat Kerja Kepala Desa se-Kabupaten Sintang yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).
Kepala Dinas PMD Sintang Syarief Yasser Arafat mengatakan, rapat kerja tersebut menjadi ruang untuk menyatukan pemahaman antara pemerintah desa dengan jajaran pemerintah kabupaten. Forum itu juga digunakan untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi desa sekaligus membahas arah kebijakan pembangunan.
“Rapat kerja ini menjadi sarana komunikasi dan koordinasi antara pemerintah desa dengan pemerintah kabupaten. Di sini kita bisa menerima saran dan masukan dari desa,” ujar Syarief.
Baca Juga: Bupati Sintang Kesal Imbauan Pemerintah Berhenti di Camat dan Kades, Minta Sampai ke Warga
Menurutnya, kesamaan persepsi diperlukan agar program yang dijalankan di tingkat desa tetap sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Dengan komunikasi yang lebih intensif, pelaksanaan program di lapangan diharapkan dapat menyesuaikan kebutuhan masyarakat.
“Harapannya ada kesamaan persepsi terhadap berbagai kebijakan, program dan kegiatan, baik yang berasal dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk pembangunan desa di Kabupaten Sintang,” katanya.
Rapat kerja tersebut diikuti 391 kepala desa dari seluruh Kabupaten Sintang bersama 14 camat dan 25 perwakilan Dinas PMD. Total peserta mencapai 430 orang.
Syarief menyebut pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pemerintah desa untuk membangun komunikasi langsung dengan perangkat daerah. "Berbagai persoalan teknis maupun kebutuhan desa dapat dibicarakan dalam forum sehingga tidak hanya mengandalkan komunikasi administratif," ungkap Syarief.
Baca Juga: Karhutla Sintang Meluas ke 10 Kecamatan, 126 Lokasi Terbakar dan Area Terdampak 576,5 Hektare
Selain pembahasan kebijakan, pemerintah desa juga dijadwalkan melakukan kerja sama dengan sektor perbankan. Dalam raker tersebut akan dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat Cabang Sintang.
"Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan dalam mendukung pengelolaan pemerintahan dan pembangunan desa," jelasnya.
Syarief mengatakan, raker kepala desa kali ini merupakan yang pertama pada masa kepemimpinan Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala dan Wakil Bupati Florensius Ronny.
“Intinya, forum ini bukan hanya pertemuan antarpemerintah, tetapi menjadi ruang untuk menyamakan langkah agar pembangunan desa dapat berjalan sesuai arah kebijakan yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (nda)
Editor : Miftakhair