PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, kembali menunda Pameran Pembangunan, Ekonomi Kreatif, Kelam Tourism Festival dan Panggung Hiburan Rakyat 2026 karena kabut asap masih pekat dan hujan belum turun secara signifikan. Kegiatan yang semula dijadwalkan mulai 7 September itu belum memiliki tanggal pengganti. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Bupati Sintang Nomor 400.14.1.1/5576/Tapem tanggal 4 September 2026.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengatakan kualitas udara menjadi pertimbangan utama karena kegiatan melibatkan banyak masyarakat dan sebagian besar digelar di ruang terbuka.
“Kita menunda pelaksanaan sampai kondisi kualitas udara membaik. Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas,” kata Bala, Minggu (6/9).
Baca Juga: Pemekaran Empat Kecamatan di Sintang Terkendala Syarat Tambahan dari Kemendagri
Sebelumnya, pembukaan pameran dijadwalkan 3 September sebelum ditunda menjadi 7 September. Namun, kondisi asap belum membaik sehingga pemerintah kembali menunda pelaksanaannya. Penundaan juga berlaku bagi senam bersama yang dijadwalkan 11 September.
Bala menegaskan kegiatan tersebut tidak dibatalkan dan tetap akan dilaksanakan setelah kondisi memungkinkan. Ia mengakui penundaan berdampak pada pelaku UMKM, ekonomi kreatif, komunitas dan sektor pariwisata yang telah mempersiapkan produk serta materi kegiatan.
Berdasarkan analisis BMKG Sungai Tebelian, curah hujan di Sintang selama September diperkirakan masih rendah. Peluang hujan kategori sedang diperkirakan meningkat pada Oktober. Pemerintah akan terus memantau kualitas udara dan perkembangan cuaca. Masyarakat diminta mengurangi aktivitas luar ruangan dan menggunakan masker saat kondisi udara tidak sehat.(nda)
Editor : Miftakhair