Kabut Asap Sintang Makin Pekat, Pemkab Bagikan 3.000 Masker di Tiga Lokasi

Riska Nanda Kumala Sari • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 13:14 WIB

 

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala turut membagikan masker langsung kepada pengguna jalan di Kawasan Simpang Lima.(RISKA / PONTIANAK POST)
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala turut membagikan masker langsung kepada pengguna jalan di Kawasan Simpang Lima.(RISKA / PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST  - Pemerintah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, membagikan 3.000 masker kepada warga di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin pekat, Jumat (4/9). Masker dibagikan di tiga lokasi, yakni Kawasan Tugu Jam, Tugu Beji dan Simpang Lima Sintang. Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala turut membagikan masker kepada pengguna jalan di Simpang Lima sekaligus mengimbau masyarakat meningkatkan perlindungan diri dari paparan asap.

Bala mengatakan jumlah masker yang dibagikan tidak sebanding dengan jumlah penduduk. Namun, kegiatan tersebut dinilai penting sebagai bentuk kepedulian pemerintah dan pengingat mengenai risiko kesehatan akibat kualitas udara yang buruk.

“Jumlah masker yang dibagikan dibandingkan dengan jumlah penduduk Kabupaten Sintang tentu tidak seberapa. Tetapi lebih pada pesan kepedulian,” kata Bala.

Baca Juga: Pameran Pembangunan Sintang Kembali Ditunda, Kabut Asap Pekat Jadi Pertimbangan Utama

Ia berharap imbauan bahaya asap dapat menjangkau lebih banyak warga, terutama anak sekolah yang dinilai rentan terhadap dampak kesehatan akibat udara tercemar.

“Pembagian masker hanya mampu sekali atau dua kali. Tetapi dengan pesan dan imbauan kepada masyarakat dan anak sekolah, jangkauan bisa lebih luas,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sintang Rosa Trifina mengatakan seluruh 3.000 masker dibagikan secara bersamaan di tiga lokasi sebagai tindak lanjut imbauan kesehatan terkait kondisi asap karhutla.

Baca Juga: Pemekaran Empat Kecamatan di Sintang Terkendala Syarat Tambahan dari Kemendagri

Ia meminta masyarakat tetap memperhatikan kesehatan dan mengurangi paparan asap selama kualitas udara belum membaik. (nda)

Editor : Miftakhair
sintang membagikan masker karhutla kabut asap imbauan