PONTIANAK POST - Realisasi anggaran sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Sintang masih berada di bawah 50 persen meski memasuki awal September 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena pelaksanaan APBD Perubahan 2026 segera memasuki tahapan berikutnya.
Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny mengatakan pemerintah daerah akan menggelar rapat khusus untuk membahas kendala yang menyebabkan rendahnya serapan anggaran.
Pembahasan tersebut diarahkan untuk mencari persoalan sekaligus strategi agar pelaksanaan program dapat dipercepat. Ronny mengungkapkan, sejak awal tahun pemerintah telah mengingatkan OPD agar pelaksanaan anggaran tidak menumpuk pada akhir tahun. Bahkan, dalam rapat yang digelar di Rumah Jabatan Wakil Bupati Sintang, muncul kesepakatan agar anggaran segera direalisasikan sejak awal tahun.
Baca Juga: Anggaran Desa Sintang Dipangkas, Bupati Minta Kades Tetap Maksimal Layani Masyarakat dan Tak Pasif
“Di awal tahun 2026 sudah dilaksanakan rapat di Rumah Jabatan Wakil Bupati Sintang. Disepakati ada semacam tagline, ‘habiskan anggaran murni di awal tahun, di akhir tahun kita tinggal santai’,” ujar Ronny di Sintang kemarin.
Namun, target tersebut belum sepenuhnya berjalan. Hingga mendekati September, masih terdapat OPD dengan tingkat realisasi anggaran di bawah separuh dari pagu yang tersedia,“Tapi serapan anggaran juga masih di bawah 50 persen.”
Menurut Ronny, rapat yang akan dilakukan tidak langsung diarahkan untuk mengevaluasi kinerja kepala OPD. Pemerintah daerah terlebih dahulu ingin melihat persoalan teknis yang menghambat pelaksanaan kegiatan dan pencairan anggaran.
Ia menyebut diperlukan cara kerja yang lebih efektif agar persoalan serapan rendah tidak kembali terjadi pada periode berikutnya. Evaluasi akan menjadi ruang untuk mengidentifikasi hambatan sekaligus memperbaiki pola pelaksanaan kegiatan.
Baca Juga: Kabut Asap Sintang Makin Pekat, Pemkab Bagikan 3.000 Masker di Tiga Lokasi
“Mesti ada teknik-teknik lain untuk percepatan serapan anggaran di masa-masa yang akan datang,” tegas Ronny. (nda)
Editor : Hanif