Kurangi Pembakaran Lahan, Satgas Karhutla TNI Uji Limbah Sawit untuk Olah Lahan Padi

Riska Nanda Kumala Sari • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 10:02 WIB

 

 

Demonstrasi Plot (Demplot) seluas 500 meter persegi di Desa Jambu, Dusun Potai, wilayah Kayan Hilir.(ISTIMEWA)
Demonstrasi Plot (Demplot) seluas 500 meter persegi di Desa Jambu, Dusun Potai, wilayah Kayan Hilir.(ISTIMEWA)

PONTIANAK POST  - Satgas Karhutla TNI bersama penyuluh pertanian menguji limbah kelapa sawit sebagai bahan alternatif untuk mengolah lahan padi masyarakat tanpa harus membakar pohon. Pengujian dilakukan melalui Demonstrasi Plot (Demplot) seluas 500 meter persegi di Desa Jambu, Dusun Potai, wilayah Kayan Hilir. Bahan yang diuji berupa abu Tandan Kosong Kelapa Sawit (Tankos) dan Solid sawit. Keduanya diharapkan dapat membantu memperbaiki kualitas tanah sekaligus menjadi pilihan bagi petani yang selama ini menggunakan pembakaran untuk membuka atau menyiapkan lahan.

Ketua Tim Penyuluh Pertanian Kayan Hilir, Yefta, mengatakan pengujian awal menunjukkan kondisi tanah mineral di lokasi memiliki tingkat keasaman cukup tinggi. Hasil pengukuran menggunakan Strip pH menunjukkan pH tanah berada pada angka 4 atau kategori asam kuat. Ia menjelaskan, abu Tankos memiliki sifat basa yang dapat membantu menaikkan pH tanah. Bahkan, berdasarkan pengujian awal, abu Tankos dinilai lebih kuat dibandingkan abu hasil pembakaran pohon.

Ketua Kelompok Penyuluhan dan Pencegahan Satgas Karhutla TNI wilayah Kayan Hilir, Kolonel Arh Saptarendra, mengatakan Demplot menjadi bagian dari upaya mencari metode berladang yang tidak bergantung pada pembakaran pohon.

 Baca Juga: Dua Hektare Lahan Terbakar di Sintang, Petugas Waspadai Bara Api Kembali Muncul

“Pupuk alternatif ini memang cukup kompleks, tetapi kita berbekal keberhasilan penggunaan Tankos dan Solid di perkebunan. Karena itu, kita uji di Demplot ini,” kata Sapta.

Sapta menyatakan, selain dibakar menjadi abu, bahan tersebut juga dapat diolah melalui fermentasi maupun kompos. "Untuk tahap awal, digunakan abu Tankos dan Solid sawit hasil fermentasi karena prosesnya relatif cepat," tukasnya. (nda)

 

Editor : Miftahul Khair
Abu Tankos sintang Limbah Sawit demplot karhutla