Transportasi Jadi Kunci Akses Ekonomi dan Pelayanan Publik hingga Wilayah Terpencil di Sintang

Riska Nanda Kumala Sari • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 11:58 WIB
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Niko Dimus pada peringatan Harhubnas 2026 di Bandar Udara Tebelian Sintang. (ISTIMEWA)
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Niko Dimus pada peringatan Harhubnas 2026 di Bandar Udara Tebelian Sintang. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Transportasi di Kabupaten Sintang tidak hanya berkaitan dengan mobilitas orang dan barang, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membuka akses ekonomi dan pelayanan publik hingga wilayah terpencil. Hal tersebut disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Niko Dimus, saat membacakan sambutan Menteri Perhubungan RI pada peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Bandar Udara Tebelian Sintang, Jumat (18/9).

Niko mengatakan transportasi berperan menghubungkan berbagai wilayah, mulai dari pulau dengan pulau, kota dengan desa, hingga sentra produksi dengan pasar.

“Kita menghubungkan pulau dengan pulau. Kota dengan desa. Sentra produksi dengan pasar. Rumah dengan sekolah dan rumah sakit,” ujar Niko.

Baca Juga: Kemenkum Kalbar Dorong Pelindungan dan Pemanfaatan Kekayaan Intelektual di Kabupaten Sintang

Menurutnya, transportasi tidak dapat dipandang sebatas kendaraan dan infrastruktur. Pelabuhan, penerbangan perintis, angkutan massal, jalur kereta api hingga sistem logistik memiliki fungsi membuka akses sekaligus menggerakkan perekonomian.

Di Sintang, konektivitas menjadi kebutuhan penting karena wilayah pelayanan mencakup kawasan perkotaan, desa hingga daerah dengan keterbatasan akses.

Sistem transportasi yang baik dapat menekan waktu dan biaya distribusi hasil pertanian, perikanan serta produk usaha masyarakat. Konektivitas juga memperlancar distribusi kebutuhan pokok dan memperluas akses pendidikan serta kesehatan. Karena itu, sebut dia,  pembangunan transportasi perlu disertai layanan yang aman, nyaman dan terjangkau masyarakat. (nda)

Editor : Hanif
konektivitas daerah Transportasi Sintang Harhubnas 2026 pelayanan publik Kabupaten Sintang