Wabup Sintang Buka Ruang Kritik Wartawan, Masukan Disebut Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pemkab

Riska Nanda Kumala Sari • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 10:40 WIB
Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny.
Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny.

PONTIANAK POST  - Pemerintah Kabupaten Sintang membuka ruang bagi wartawan untuk menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan pembangunan, termasuk memberikan masukan yang dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah.

Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny mengatakan, kritik dari wartawan dapat menjadi sumber informasi pembanding bagi pemerintah. Menurutnya, tidak seluruh persoalan di lapangan selalu tersampaikan melalui laporan jajaran Pemkab Sintang.

“Bagi saya, kritik, saran, masukan dari para wartawan merupakan juga informasi. Bisa saja kami mendapatkan laporan yang terbatas sehingga kami bisa menambah informasi dari wartawan,” ujar Ronny di Sintang kemarin.

 Baca Juga: Bala Sebut Pendidikan di Sintang Tak Cukup Kejar Nilai, Karakter Siswa Juga Harus Dibentuk

Ia menjelaskan, pemberitaan media dapat membantu pemerintah melihat kondisi dari sudut pandang berbeda. Karena itu, kritik maupun masukan yang disampaikan wartawan diharapkan tidak sekadar mengungkap persoalan, tetapi juga mengarah pada perbaikan.

“Kalau bisa kritik, saran dan masukan itu yang konstruktif,” harapnya.

Ronny juga mengajak wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sintang membangun kemitraan dengan pemerintah daerah. Kemitraan tersebut, menurut dia, dapat diarahkan untuk bersama-sama memperkuat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita bisa bergandengan tangan untuk memajukan masyarakat yang ada di Kabupaten Sintang,” tuturnya.

 Baca Juga: Atasi Hambatan Distribusi CPO, Pemkab Sintang Minta Terminal Khusus Tayan Dibuka untuk Umum

Di sisi lain, Ronny mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam menjalankan tugas jurnalistik. Kebebasan menyampaikan pendapat, kata dia, tetap perlu berjalan seiring dengan tanggung jawab dan ketentuan yang berlaku dalam dunia pers.

“Saya juga sepakat bahwa setiap produk jurnalistik harus sesuai dengan kode etik jurnalistik. Di negara demokrasi ini, ketika publik bebas berpendapat tanpa memperhatikan etika,” terang Ronny.

Ia berharap wartawan PWI Sintang dapat menjadi contoh dalam menghasilkan pemberitaan yang tidak hanya kritis, tetapi juga berkualitas dan berpedoman pada kode etik jurnalistik.

“Saya berharap wartawan yang tergabung dalam PWI bisa menjadi contoh dalam menghasilkan berita atau produk jurnalistik yang sesuai etika dan berkualitas,” pungkasnya. (nda)

Editor : Miftahul Khair
PWI Sintang jurnalistik Pemkab Sintang Florensius Ronny wabup Sintang