PORSENIJAR Guru Sintang 2026 Jadi Ruang Perkuat Solidaritas dan Keteladanan Pendidik

Riska Nanda Kumala Sari • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 15:20 WIB
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengatakan, guru memiliki tanggung jawab yang lebih luas daripada sekadar menyampaikan materi pembelajaran. (RISKA PONTIANAK POST)
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengatakan, guru memiliki tanggung jawab yang lebih luas daripada sekadar menyampaikan materi pembelajaran. (RISKA PONTIANAK POST)

Peran guru dalam membentuk kualitas sumber daya manusia menjadi perhatian Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala di tengah pelaksanaan Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran (PORSENIJAR) Guru Tingkat Kabupaten Sintang 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga ruang mempererat solidaritas para pendidik dari berbagai wilayah.

RISKA NANDA, SINTANG

Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengatakan, guru memiliki tanggung jawab yang lebih luas daripada sekadar menyampaikan materi pembelajaran. Keteladanan, pembentukan karakter dan pendampingan terhadap peserta didik menjadi bagian penting dalam menentukan kualitas generasi muda Sintang.

“Tenaga pengajar sangat menentukan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Sintang ke depan. Pemerintah Kabupaten Sintang mempercayakan salah satu bagian penting dari peningkatan kualitas sumber daya manusia ini kepada Bapak dan Ibu guru,” ujar Bala.

Baca Juga: Kemenkum Kalbar Gandeng Pemda Sintang demi Wujudkan Bantuan Hukum Gratis Warga Kurang Mampu

Menurutnya, PORSENIJAR dapat dimanfaatkan para guru untuk membangun hubungan yang lebih erat sekaligus menjaga semangat persaudaraan. Kompetisi olahraga, seni dan pembelajaran diharapkan berlangsung sehat tanpa mengesampingkan nilai kebersamaan.

“Saya berharap seluruh pertandingan dan perlombaan dapat berjalan dengan lancar, tertib dan sportif. Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk membangun solidaritas dan kebersamaan di antara sesama guru di Kabupaten Sintang,” katanya.

Bala menilai, semangat berkompetisi tetap penting, tetapi hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Para guru yang bertanding diharapkan mampu menunjukkan sikap sportif sekaligus menjadi contoh bagi peserta didik.

Ia juga mengingatkan guru agar terus meningkatkan dedikasi dan kompetensi dalam menjalankan tugas. Selain mengikuti kurikulum, pendidikan di sekolah menurutnya harus menyentuh nilai-nilai kehidupan.

“Saya pesankan kepada semua guru untuk tidak bosan-bosannya mengingatkan, membimbing dan mengajar anak-anak kita di sekolah. Ajarkan sesuai dengan kurikulum, tetapi jangan lupa ajarkan juga nilai-nilai kehidupan kepada mereka,” pesannya.

Melalui PORSENIJAR, Bala berharap interaksi antarguru semakin kuat dan semangat kebersamaan tersebut dapat terbawa ke lingkungan sekolah. "Jadi guru itu tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga teladan dalam membangun karakter generasi muda Sintang," tutupnya. (nda)

Editor : Hanif
pendidikan Sintang PORSENIJAR Sintang 2026 guru Sintang Gregorius Herkulanus Bala Kabupaten Sintang