Bupati Sintang Bala Ingatkan Pemuda Jaga Integritas dan Kejujuran dalam Pemilu

Riska Nanda Kumala Sari • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:42 WIB
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengingatkan generasi muda agar tidak mengukur kemenangan hanya dari perolehan suara, tetapi juga dari cara mereka menjalani proses demokrasi.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengingatkan generasi muda agar tidak mengukur kemenangan hanya dari perolehan suara, tetapi juga dari cara mereka menjalani proses demokrasi.

PONTIANAK POST – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengingatkan generasi muda agar menjunjung integritas dan kejujuran dalam berpolitik. Menurutnya, kemenangan dalam pemilihan umum bukan sekadar soal perolehan suara, tetapi juga cara seseorang menjalani proses demokrasi.

Pesan tersebut disampaikan Bala saat menghadiri bimbingan teknis yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sintang bersama Pemkab Sintang. Kegiatan itu menjadi sarana bagi generasi muda untuk memahami demokrasi, termasuk peran sebagai kandidat, penyelenggara, maupun pemilih.

Bala mengatakan, pemahaman mengenai aturan dan tahapan pemilu penting diberikan sejak dini, terutama kepada pelajar yang belum pernah menggunakan hak pilihnya.

Baca Juga: DPRD Kalbar Desak Batas Pontianak-Kubu Raya Segera Tuntas: Demi Kepastian Wilayah Jelang Pemilu

“Kalian perlu menyimak materi dari para narasumber agar memahami bagaimana pemilu berlangsung. Pelajari aturan, tata cara, serta setiap tahapannya supaya kelak bisa berpartisipasi dengan pengetahuan yang cukup,” ujar Bala.

Menurutnya, pendidikan demokrasi juga perlu mengikuti perkembangan regulasi. Sosialisasi serupa dapat kembali dilakukan setelah aturan baru ditetapkan, seiring pembahasan perubahan Undang-Undang Pemilu.

Ia berharap generasi muda tidak hanya tertarik mengikuti pemilu sebagai pemilih, tetapi juga berani mengambil peran dalam dunia politik. Keterlibatan tersebut, kata dia, harus disertai komitmen terhadap kejujuran dan etika.

Bala juga menyinggung pengalamannya yang telah empat kali memenangi pemilihan umum. Namun, pengalaman tersebut tidak semestinya menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan tanpa mempertimbangkan proses yang ditempuh.

“Menjadi orang baik bukan hanya ketika menjelang pemilihan. Sikap itu harus dijaga sepanjang hidup. Kalau kemenangan diperoleh dengan cara yang tidak benar, bagi saya itu bukan kemenangan sesungguhnya,” tegasnya.

Ia menambahkan, integritas harus tetap dijaga meskipun seseorang belum memperoleh dukungan suara terbanyak. Kekalahan secara elektoral tidak berarti kegagalan dalam mempertahankan prinsip.

“Kalau kalian sudah berbuat jujur, mengikuti aturan, dan tetap berintegritas, tetapi belum menang, kalian sebenarnya sudah memenangkan diri sendiri,” kata Bala.

Melalui pendidikan demokrasi sejak dini, generasi muda diharapkan menjadi pemilih yang kritis sekaligus calon pemimpin yang bertanggung jawab.

"Kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan hasil pemilu, tetapi juga kejujuran orang-orang yang terlibat di dalamnya," tutupnya. (nda)

Editor : Hanif
pendidikan demokrasi integritas pemilu pemuda Sintang Gregorius Herkulanus Bala bupati sintang