PONTIANAK POST - Apple dikabarkan tengah menyiapkan perubahan besar dalam strategi peluncuran produknya melalui lini iPhone 18 yang disebut akan dirilis dalam dua tahap berbeda.
Mengutip laporan Digital Trends, Apple berencana memisahkan peluncuran model premium dan reguler.
Seri flagship seperti iPhone 18 Pro, Pro Max, serta perangkat lipat iPhone Fold akan meluncur pada September 2026, sementara model lebih terjangkau dijadwalkan hadir pada Maret 2027.
Baca Juga: iPhone Ultra Bocor, HP Lipat Apple Ini Siap Gantikan Pro Max, Harga Bisa Tembus Rp40 Juta
Langkah ini dinilai sebagai strategi ambisius Apple untuk memperpanjang siklus pemasaran sekaligus menjaga momentum penjualan sepanjang tahun.
Apple ingin menyebar fokus engineering dan marketing mereka sepanjang tahun, bukan hanya terpusat di satu event.
Dari sisi harga, varian Pro diperkirakan mulai dari 1.099 dolar AS atau sekitar Rp17,8 juta, sedangkan Pro Max di kisaran 1.199 dolar AS (Rp19,4 juta).
Sementara iPhone Fold diprediksi menjadi yang termahal dengan harga mulai 2.000 dolar AS atau sekitar Rp32,4 juta.
Untuk varian reguler, iPhone 18 diperkirakan dibanderol mulai 799 dolar AS (Rp12,9 juta), sementara versi ekonomis iPhone 18e sekitar 599 dolar AS atau setara Rp9,7 juta.
Tak hanya strategi rilis, Apple juga disebut membawa peningkatan signifikan di sektor teknologi.
Lini iPhone 18 akan ditenagai chip generasi baru berbasis fabrikasi 2nm yang dikembangkan bersama TSMC.
Chip ini diklaim mampu meningkatkan performa sekaligus efisiensi daya secara signifikan.
Selain itu, Apple juga mengembangkan teknologi WMCM (Wafer-level Multi-Chip Module) untuk mengintegrasikan CPU, GPU, dan RAM dalam satu paket.
Di sisi perangkat lunak, iPhone 18 akan menjalankan iOS 27 yang disebut lebih berfokus pada kecerdasan buatan.
Fitur seperti Siri berbasis chatbot, pencarian pintar, hingga platform kesehatan berbasis AI menjadi sorotan utama.
Baca Juga: Bocoran iPhone 18 Pro Max: Lebih Tebal & Berat, Baterai Tembus 5.200 mAh!
Pembaruan ini akan lebih menitikberatkan pada peningkatan AI dan efisiensi sistem dibanding perubahan visual besar.
Sementara itu, sektor kamera juga tak luput dari peningkatan.
Varian Pro dikabarkan akan membawa kamera depan 24MP serta fitur aperture variabel layaknya DSLR, memberikan kontrol lebih bagi pengguna dalam fotografi.(*)
Editor : Budi Miank