PONTIANAK POST - Persaingan ponsel premium 2027 makin panas setelah spesifikasi awal Apple iPhone 18 dan Xiaomi 18 Ultra beredar luas di situs pembanding TechSpecs.
Menurut data TechSpecs, iPhone 18 mengantongi skor spesifikasi 76 persen dengan harga 1.060 dolar AS atau sekitar Rp16,96 juta (kurs Rp16.000).
Sementara Xiaomi 18 Ultra unggul jauh dengan skor 93 persen dan harga 1.265 dolar AS atau sekitar Rp20,24 juta.
Di sektor dapur pacu, iPhone 18 ditenagai chip A19 Pro dan menjalankan iOS 27.
Adapun Xiaomi 18 Ultra mengusung Snapdragon 8 Elite Gen 6 dengan sistem operasi Android 17 berbasis HyperOS 4.
Untuk memori, iPhone 18 tercatat membawa konfigurasi 6GB RAM dan 128GB penyimpanan.
Xiaomi tampil agresif dengan 16GB RAM dan 512GB storage berteknologi UFS 4.1.
Layar juga menjadi pembeda mencolok. iPhone 18 hadir dengan panel OLED 6,1 inci resolusi 1179 x 2556 piksel dan refresh rate 120Hz.
Xiaomi 18 Ultra menawarkan layar LTPO AMOLED 6,9 inci resolusi 1200 x 2608 piksel, refresh rate 120Hz, serta tingkat kecerahan puncak hingga 5.000 nits.
Di sektor kamera, iPhone 18 membawa konfigurasi ganda 13MP + 13MP dan kamera depan 13MP dengan kemampuan video 4K 30fps.
Xiaomi 18 Ultra jauh lebih agresif dengan tiga kamera belakang 200MP + 200MP + 50MP serta kamera selfie 50MP dan dukungan perekaman 8K 30fps.
Kapasitas baterai menjadi jurang pembeda berikutnya. iPhone 18 dibekali baterai 4.500 mAh, sedangkan Xiaomi 18 Ultra mengusung 7.000 mAh lengkap dengan fast charging 100W, wireless 50W, serta reverse wireless charging.
TechSpecs mencatat kedua perangkat masih berstatus rumor dan diperkirakan diumumkan pada 28 Februari 2027.
Baca Juga: Solusi Cerdas untuk Hidup Lebih Baik: Rekomendasi Produk AIoT Xiaomi Payday Mega Sale
Situs tersebut juga menyertakan catatan bahwa informasi dapat berubah dan belum tentu 100 persen akurat.
Jika melihat spesifikasi di atas kertas, Xiaomi 18 Ultra unggul di hampir semua lini teknis mulai dari RAM, kamera, hingga baterai.
Namun, iPhone 18 tetap berpotensi mengandalkan optimalisasi ekosistem dan performa chip khas Apple.
Selisih harga sekitar Rp3,2 juta, membuat konsumen premium 2027 tampaknya akan dihadapkan pada pilihan klasik, yakni ekosistem iOS atau spesifikasi monster ala Android. (*)
Editor : Budi Miank