PONTIANAK POST - Pasar HP kelas menengah kembali diramaikan dengan kehadiran Samsung Galaxy A37 5G. Dibanderol di kisaran Rp5,8 jutaan, ponsel ini diposisikan sebagai alternatif lebih hemat dari Galaxy A57 5G.
Namun, dengan selisih harga hanya sekitar Rp1 juta, apakah Galaxy A37 benar-benar layak dipilih? Kanal YouTube GadgetIn membedah tuntas kelebihan, kekurangan, hingga perbandingannya dengan dua saudara terdekatnya.
Harga Dekat, Pilihan Jadi Sulit
Dalam video yang tayang pada (16/4), reviewer David langsung menyoroti posisi serba tanggung dari Samsung Galaxy A37 5G.
Baca Juga: HP Lipat Akhirnya Menggoda, Samsung, Apple, dan Huawei Ubah Desain Jadi Lebih Fungsional
“Selisihnya Rp1 juta aja, jadi kita bakal lihat A37 ini udah cukup belum, atau mending sekalian ambil A57,” ujarnya.
Saat ini, Galaxy A37 5G dijual di kisaran Rp5,8–5,9 juta (8/256GB), sementara Samsung Galaxy A57 5G berada di Rp6,8–6,9 juta dengan konfigurasi yang sama.
Desain Mirip, Tapi Beda Rasa
Secara tampilan, Galaxy A37 dan A57 terlihat sangat mirip. Namun perbedaan mulai terasa saat digenggam:
Baca Juga: Bocoran Samsung Galaxy A27, Dari IMEI hingga Render Mulai Terkuak, Tanda Rilis Sudah Dekat
- A37: bodi plastik, lebih tebal (7,4 mm), bobot 195 gram
- A57: frame metal, lebih tipis (6,9 mm), bobot lebih ringan
“Pas dipegang, A57 jauh lebih nyenengin. Lebih enteng, lebih tipis, dan materialnya beda,” kata David.
Meski begitu, keduanya sudah mengantongi sertifikasi tahan air IP68, fitur yang tergolong mewah di kelas harga ini.
Layar Masih Ketinggalan
Galaxy A37 sudah menggunakan Super AMOLED 120Hz, namun desain bezel masih terlihat tebal.
“Untuk standar sekarang ini udah terbilang tebal sih, apalagi di harga Rp5 jutaan ke atas,” jelasnya.
Sebaliknya, A57 tampil lebih modern dengan bezel lebih tipis, memberi kesan lebih premium.
Performa: Tertinggal Dua Generasi
Perbedaan paling terasa ada di sektor performa:
Baca Juga: Galaxy Z TriFold Hilang dari Pasaran, Samsung Ngaku Stok Habis, Bukan Sekadar Gimmick?
- A37: Exynos 1480 (chip lama)
- A57: Exynos 1680 (lebih baru, +20–30% performa)
Dalam pengujian gaming, A37 menunjukkan performa yang kurang stabil di awal.
“Ini fenomena yang aneh, HP lebih panas malah lebih lancar,” ujar David.
Suhu perangkat bahkan bisa mencapai 47–48 derajat saat bermain game berat, membuatnya kurang nyaman untuk gaming intens.
Kamera: Tidak Selalu Kalah
Kamera utama 50 MP di kedua perangkat menghasilkan kualitas yang mirip. Namun untuk ultrawide:
- A37: 8 MP
- A57: 12 MP
Menariknya, hasil tidak selalu dimenangkan A57.
“Kadang A37 bisa lebih tajam, tapi warnanya lebih pudar. Jadi agak random,” jelasnya.
Speaker dan Fitur: Jomplang
Salah satu kejutan terbesar datang dari sektor audio.
“Jauh banget. A57 lebih mantap,” kata David saat membandingkan speaker.
Selain itu, A57 juga unggul di konektivitas (WiFi 6E vs WiFi 6, Bluetooth 6.0 vs 5.4), menjadikannya lebih future-proof.
Dibanding Galaxy A56, Mana Lebih Masuk Akal?
Menariknya, Galaxy A37 juga dibandingkan dengan Samsung Galaxy A56 yang masih banyak tersedia di pasar dengan harga serupa.
Hasilnya:
- A37 unggul: software lebih baru, IP68
- A56 unggul: frame metal, performa lebih kencang, kamera lebih baik
“Kalau mentok di Rp5 jutaan dan mau Samsung, mending A56 aja,” tegas David.
Baca Juga: Samsung Perkenalkan Galaxy A57 5G dan A37 5G, Bawa Fitur Pro di Harga Terjangkau
Sulit Direkomendasikan
Secara keseluruhan, Galaxy A37 5G berada di posisi yang kurang menguntungkan.
“Buat saya sekarang enggak bisa sih rekomendasiin HP ini,” ujar David.
Ia menyarankan:
- Tambah Rp1 juta → ambil A57 (lebih unggul di hampir semua aspek)
- Tetap di Rp5 jutaan → pilih A56 (lebih worth it)
Galaxy A37 baru layak dipilih jika:
- Stok A56 sudah habis
- Budget benar-benar mentok
- Harus brand Samsung
Di tengah persaingan ketat HP mid-range, Galaxy A37 5G justru terjepit di antara dua pilihan yang lebih menarik.
Dengan selisih harga yang tipis, keputusan konsumen kini bukan lagi soal hemat, tapi soal value terbaik. (*)
Editor : Miftahul Khair