PONTIANAK POST – Di kelas harga Rp3 jutaan, perburuan ponsel gaming yang kuat tanpa menguras kantong semakin ketat.
Dua nama yang kerap dibandingkan adalah Infinix GT 10 Pro dan Poco X5 Pro.
Keduanya sama-sama bertenaga, namun menawarkan pendekatan berbeda dalam pengalaman bermain game.
Baca Juga: Intip 7 Rekomendasi HP Infinix Terbaru Beserta Spesifikasi dan Harganya
Infinix GT 10 Pro cenderung dirancang dengan fokus gaming yang lebih matang, sementara Poco X5 Pro tampil sebagai ponsel serba cepat yang juga mumpuni untuk bermain game.
Perbedaan karakter ini langsung terasa saat digunakan.
Infinix GT 10 Pro menawarkan pengalaman bermain yang stabil dan konsisten, sedangkan Poco X5 Pro unggul dalam performa tinggi di awal, namun berpotensi mengalami penurunan setelah penggunaan panjang.
Dalam penggunaan nyata, terutama untuk game berat seperti PUBG Mobile atau Genshin Impact, Poco X5 Pro mampu memberikan performa tinggi dengan pengaturan grafis lebih agresif di awal.
Namun, performa tersebut cenderung menurun ketika suhu perangkat meningkat.
Sebaliknya, Infinix GT 10 Pro tidak langsung tampil paling kencang, tetapi menjaga kestabilan performa sepanjang sesi bermain.
Bagi gamer yang bermain dalam durasi lama, kestabilan ini menjadi nilai tambah penting dibanding lonjakan performa sesaat.
Faktor suhu juga menjadi pembeda signifikan. Poco X5 Pro lebih cepat terasa hangat saat digunakan dalam waktu lama, meski masih dalam batas wajar.
Sementara itu, Infinix GT 10 Pro cenderung lebih adem, sehingga lebih nyaman untuk sesi gaming panjang.
Dari sisi layar, keduanya sama-sama tajam dan halus.
Namun, respons sentuhan Infinix GT 10 Pro dinilai lebih presisi, terutama untuk gerakan cepat seperti aiming atau swipe.
Hal ini memperkuat kesan bahwa perangkat tersebut memang difokuskan untuk gaming.
Infinix GT 10 Pro cocok untuk gamer yang mengutamakan stabilitas dan kenyamanan jangka panjang.
Sedangkan Poco X5 Pro lebih pas bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi untuk berbagai aktivitas, tidak hanya gaming.(*)
Editor : Budi Miank