Bocoran iPhone Ultra Fold, Usung Desain Nyaman dengan Tombol Kamera Khusus hingga Ambisi Kuasai 46 Persen Pasar

Budi Miank • Dipublikasikan Sabtu, 25 April 2026 | 07:20 WIB
Desain iPhone Ultra Fold dengan layar lipat dan engsel terbaru. [Foto: Dok. MacRumor]
Desain iPhone Ultra Fold dengan layar lipat dan engsel terbaru. [Foto: Dok. MacRumor]

PONTIANAK POST - Bocoran terbaru perangkat lipat pertama iPhone Ultra mengungkap strategi berbeda dari Apple dalam memasuki pasar ponsel foldable. 

Alih-alih menghadirkan inovasi ekstrem, perusahaan asal Cupertino itu justru menekankan penyempurnaan desain, kenyamanan penggunaan, dan kualitas layar.

Laporan Geeky Gadgets menyebut perangkat ini akan menjadi pesaing langsung Samsung Galaxy Z Fold 8, namun dengan pendekatan yang lebih praktis. 

Baca Juga: Kurs Dolar Tertinggi dalam Sejarah, Harga iPhone 18 Bisa Kena Dampak

Analis bahkan memprediksi Apple berpotensi menguasai hingga 46 persen pasar foldable di Amerika Utara pada tahun pertama peluncurannya, menandakan optimisme tinggi terhadap daya tarik produk ini.

Salah satu sorotan utama adalah desain ergonomis dengan sudut membulat serta rasio layar 4:3 yang dioptimalkan untuk multitasking. 

Laporan Geeky Gadgets menyebutkan, desain ini meningkatkan kenyamanan penggunaan dalam jangka panjang sekaligus memberikan pengalaman split-screen yang lebih intuitif.

Selain itu, Apple juga dikabarkan menyematkan tombol kamera fisik khusus—fitur yang jarang ditemukan di perangkat lipat. 

Baca Juga: iPhone Ultra Muncul dengan Desain Lipat Apple Lebih Kecil dari iPhone 18 Pro, Netizen: Kok Imut?

Tombol ini memungkinkan pengguna mengambil foto dengan lebih presisi melalui umpan balik taktil. 

Namun, keputusan ini berdampak pada dihilangkannya slot SIM fisik, digantikan sepenuhnya oleh teknologi eSIM.

Dari sisi layar, Apple mengklaim berhasil menekan lipatan (crease) hingga kurang dari 0,15 mm, sebuah peningkatan signifikan dalam teknologi layar lipat. 

Meski demikian, laporan tersebut menegaskan bahwa layar benar-benar tanpa lipatan masih menjadi tantangan industri, termasuk bagi pesaing seperti Oppo Find N6.

Di tengah potensi besar tersebut, Apple juga menghadapi tantangan serius, terutama terkait waktu peluncuran. 

Penundaan rilis berisiko memberi ruang bagi kompetitor untuk memperkuat dominasi mereka di pasar yang berkembang pesat ini.

Baca Juga: iPhone 18 Pro Punya Kamera Bisa Buka Tutup Seperti DSLR, Ini Penjelasan Apple

Pendekatan Apple yang fokus pada penyempurnaan dibanding eksperimen menjadi pembeda utama dari Samsung yang agresif menghadirkan fitur baru. 

Strategi ini dinilai akan menarik bagi pengguna yang mengutamakan stabilitas, meski berpotensi kurang memikat bagi pencari inovasi radikal.[]

Editor : Budi Miank
iPhone Ultra Fold apple pasar samsung