PONTIANAK POST - Platform X akan menghentikan fitur Communities atau Komunitas mulai 6 Mei 2026. Fitur yang diluncurkan pada 2021 itu dinilai tidak berjalan efektif karena minim peminat, sulit dikelola, serta menjadi ladang spam dan penipuan.
Kepala Produk X Nikita Bier menyebut fitur tersebut justru lebih banyak menimbulkan persoalan dibanding manfaat bagi pengguna platform.
"Komunitas punya visi yang bagus, tetapi digunakan kurang dari 0,4 persen pengguna, namun menyumbang 80 persen laporan spam, penipuan finansial, dan malware di X," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran TechCrunch pada Kamis (23/4).
Baca Juga: Oppo Find X9 Ultra Usung Kamera Zoom 10x: Hasil Foto Dahsyat, Bisa Bikin Flagship Lain Ketar-ketir
Menurut Bier, hanya sebagian kecil Komunitas yang masih aktif, dan itu pun lebih sering dimanfaatkan sebagai jalur untuk menarik audiens bagi kreator konten di luar platform maupun komunitas pembuat klip berbayar.
Artinya, fungsi awal Communities sebagai ruang interaksi berdasarkan minat bersama tidak lagi berjalan optimal. Sebaliknya, fitur tersebut lebih sering dipakai untuk mengarahkan lalu lintas pengguna menuju konten kreator di luar ekosistem X.
Sebagai langkah transisi, administrator komunitas diberikan waktu untuk memindahkan anggotanya ke fitur grup obrolan baru. Perusahaan juga memperpanjang masa migrasi hingga 30 Mei 2026.
Untuk menampung perpindahan tersebut, layanan pesan XChat akan menghadirkan dukungan tautan publik yang dapat diikuti untuk grup obrolan.
Tautan tersebut bisa dibagikan maupun disematkan di lini masa X, dengan kapasitas awal hingga 500 anggota. Dalam beberapa pekan ke depan, kapasitas itu direncanakan meningkat menjadi 1.000 anggota.
Selain menutup Communities, X juga menghadirkan fitur baru bernama Custom Timelines bagi pelanggan Premium.
Fitur ini memungkinkan pengguna menyematkan berbagai umpan topik khusus pada tab beranda yang dipersonalisasi berdasarkan pola interaksi mereka di platform X. (*)
Editor : Miftahul Khair