PONTIANAK POST - Samsung Electronics dipastikan akan meluncurkan ponsel lipat format lebar atau wide foldable pada Juli 2026 dalam ajang Galaxy Unpacked.
Perangkat ini disebut-sebut sebagai langkah strategis untuk mempertahankan dominasinya di pasar HP lipat global yang kini mulai terancam oleh Apple.
Laporan analisis dari Korea JoongAng Daily menyebutkan, Apple diperkirakan masuk pasar HP lipat pada September 2026 dan langsung menguasai sekitar 28 persen pangsa pasar, mendekati Samsung yang diprediksi turun ke 31 persen.
Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold7 dan Flip7 Versi Murah Resmi Dirilis, Ini Keunggulannya
“Debut Apple diyakini bakal jadi titik krusial yang mengubah peta persaingan,” tulis Counterpoint Research.
Sementara itu, Samsung diproyeksikan meluncurkan tiga perangkat sekaligus, yakni Galaxy Z Fold 8, Z Flip 8, dan model wide foldable terbaru yang disebut lebih tipis dan ringan dibanding generasi sebelumnya.
Bocoran yang beredar menunjukkan Galaxy Z Fold 8 Wide membawa layar utama sekitar 7,6 hingga 8 inci dengan desain lebih seimbang untuk penggunaan harian.
Saat dibuka, perangkat ini diklaim menyerupai tablet, namun tetap nyaman digunakan seperti ponsel saat dilipat.
Samsung juga disebut unggul dalam ketebalan, yakni sekitar 4,3 mm saat terbuka, lebih tipis dibanding kompetitor Huawei Pura X Max yang mencapai 5,2 mm.
Meski begitu, Huawei unggul dalam lebar layar saat dibuka.
Masuknya Apple ke pasar HP lipat diprediksi akan mengubah peta persaingan secara signifikan.
Harga perangkat premium ini diperkirakan mencapai sekitar Rp23,6 juta.
Pengamat industri menilai tantangan terbesar bukan hanya desain, tetapi juga harga dan fitur tambahan seperti dukungan S Pen yang kini banyak diminta pengguna Samsung.(*)
Editor : Budi Miank