PONTIANAK POST - Apple dikabarkan tengah menyiapkan terobosan baru melalui perangkat lipat yang disebut iPhone Ultra.
Berbeda dari ponsel lipat lain di pasaran, perangkat ini disebut mengusung konsep hybrid yang menggabungkan pengalaman iPhone dan iPad dalam satu perangkat.
Laporan CNET menyebut Apple berpotensi menghadirkan antarmuka mirip iPad saat perangkat dibuka, memungkinkan pengalaman multitasking yang lebih optimal sejak pertama kali digunakan.
Pendekatan ini dinilai bisa menjadi pembeda utama dibanding kompetitor di segmen ponsel lipat.
Editor teknologi Bridget Carey mengungkapkan bahwa pendekatan Apple bisa menjawab sejumlah kelemahan umum pada perangkat foldable saat ini.
“Perangkat ini bisa terasa seperti membeli iPhone dengan iPad di dalamnya,” ujarnya.
Meski demikian, tantangan utama tetap pada harga.
iPhone Ultra diperkirakan dibanderol di atas 2.000 dolar AS atau sekitar Rp32 juta, menjadikannya salah satu smartphone paling mahal di pasaran jika benar dirilis.
Selain harga, isu klasik seperti ketahanan perangkat lipat juga menjadi perhatian.
Ponsel dengan dua layar dan komponen bergerak dinilai lebih rentan dibanding smartphone konvensional, meski teknologi terus berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Apple diyakini akan fokus pada optimalisasi perangkat lunak untuk memastikan pengalaman pengguna tetap mulus.
Hal ini menjadi kunci agar perangkat lipat tidak hanya sekadar inovasi desain, tetapi juga menawarkan nilai guna yang nyata.
iPhone Ultra berpotensi menjadi pesaing serius bagi perangkat foldable dari Samsung dan produsen lainnya, sekaligus membuka babak baru dalam evolusi smartphone premium.[]
Editor : Budi Miank