PONTIANAK POST - Bocoran harga seri iPhone 18 Pro mulai beredar dan mengejutkan publik.
Di tengah lonjakan harga chip memori global, Apple justru dirumorkan tidak menaikkan harga dasar iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max saat diluncurkan pada September mendatang.
Analis ekuitas Jeff Pu mengungkapkan Apple akan menerapkan strategi harga agresif demi menjaga momentum penjualan iPhone yang mencetak rekor pada kuartal Maret 2026.
Baca Juga: Bocoran iPhone Ultra Terungkap, Desain Lipat Apple Disebut Jadi Inovasi Terbesar Dekade Ini
“Apple ingin mempertahankan tren kuat penjualan iPhone dengan strategi harga yang kompetitif,” tulis Pu dalam catatan risetnya.
Jika prediksi analis akurat, harga awal iPhone 18 Pro diperkirakan tetap di kisaran 1.099 dolar AS atau sekitar Rp17,5 juta.
Sementara iPhone 18 Pro Max mulai dari 1.199 dolar AS atau sekitar Rp19,1 juta.
Angka ini sama seperti seri iPhone 17 sebelumnya.
Baca Juga: Harga iPhone Ultra Tembus Rp32 Juta, Ini yang Bikin Ponsel Apple Layak Ditunggu
Langkah Apple ini cukup mengejutkan mengingat harga chip memori sedang melonjak akibat kelangkaan pasokan global.
Secara teori ekonomi, kenaikan permintaan dengan suplai terbatas biasanya berujung pada harga lebih tinggi.
Namun, analis lain, Ming-Chi Kuo, juga sebelumnya menyebut Apple berupaya menahan harga agar tetap stabil.
Hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli konsumen sekaligus mempertahankan dominasi pasar premium.
Meski harga dasar dipertahankan, Apple disebut akan menaikkan harga untuk varian dengan kapasitas penyimpanan lebih besar.
Strategi ini memungkinkan perusahaan tetap menjaga margin keuntungan tanpa membebani semua konsumen.
Apple juga dirumorkan akan menghadirkan opsi penyimpanan baru hingga 2TB untuk iPhone 18 Pro Max.
Teknologi Quad-Level Cell (QLC) disebut menjadi kunci karena lebih padat dan murah dibanding generasi sebelumnya.
Sementara itu, perhatian pasar juga tertuju pada iPhone lipat pertama Apple yang kemungkinan dirilis bersamaan.
Perangkat ini diperkirakan menjadi iPhone termahal sepanjang sejarah, dengan harga mulai 2.000 hingga 2.400 dolar AS atau sekitar Rp32 juta hingga Rp38,4 juta.
Layar lipat tanpa lipatan (crease-free) disebut menjadi inovasi utama yang akan dibawa Apple ke pasar, menandai lompatan besar dalam kategori smartphone foldable.(*)
Editor : Budi Miank