PONTIANAK POST - Seri Samsung Galaxy S24 masih menjadi perbincangan di 2026, terutama soal kelayakan untuk dibeli di tengah gempuran perangkat baru.
Meski sudah berusia dua tahun, varian Ultra disebut masih mampu bersaing, sementara model standar mulai kehilangan daya tariknya.
Laporan terbaru menyebut Samsung Galaxy S24 Ultra tetap menjadi pilihan paling masuk akal berkat performa dan fitur yang masih relevan.
Baca Juga: Tak Sekadar Upgrade, Samsung Galaxy S27 Ultra Bawa Inovasi Besar yang Ubah Arah Smartphone Premium
Menurut laporan SlashGear, Samsung Galaxy S24 Ultra masih memberikan performa memuaskan untuk penggunaan sehari-hari di 2026.
Namun, kondisi berbeda terjadi pada model dasar Galaxy S24.
Perangkat ini dinilai sudah tertinggal dari ponsel kelas menengah terbaru yang menawarkan spesifikasi lebih baik dengan harga lebih murah.
Hal ini membuat konsumen harus lebih selektif sebelum memutuskan membeli.
Baca Juga: Samsung Galaxy Z Fold 8 vs Z Fold 8 Wide, Mana Lebih Layak Dibeli Tahun 2026?
Keunggulan S24 Ultra terletak pada prosesor Snapdragon 8 Gen 3 yang masih cukup kuat, serta fitur S Pen dengan konektivitas Bluetooth, fitur yang justru dihilangkan pada generasi setelahnya.
Selain itu, desain bodi dengan sudut tegas juga menjadi ciri khas terakhir sebelum Samsung beralih ke desain yang lebih membulat.
Di sisi lain, model Galaxy S24 standar mulai kalah bersaing dengan perangkat seperti Google Pixel 10a yang menawarkan baterai lebih besar dan harga lebih terjangkau.
Pixel 10a dibanderol sekitar USD 500 atau setara Rp8 juta, sementara Galaxy S24 refurbished masih berada di kisaran USD 650 atau sekitar Rp10,4 juta.
Ketersediaan juga menjadi kendala. Samsung sudah tidak lagi menjual seri S24 secara resmi, sehingga konsumen harus mencari stok lama atau membeli unit refurbished.(*)
Editor : Budi Miank