PONTIANAK POST - Samsung kembali merilis ponsel flagship terbarunya, Samsung Galaxy S26 Plus, yang sekilas terlihat tidak jauh berbeda dari pendahulunya, Samsung Galaxy S25 Plus.
Meski membawa peningkatan performa dan efisiensi, selisih fitur yang tipis justru memunculkan pertanyaan: apakah upgrade ini benar-benar layak?
Secara umum, kedua perangkat memiliki desain, layar, hingga kapasitas baterai yang hampir identik.
Baca Juga: Restart vs Matikan HP Android, Mana Lebih Ampuh? Ini Fakta yang Sering Disalahpahami
Namun, perubahan terbesar terletak pada chipset baru Exynos 2600 (2nm) di S26 Plus, yang diklaim lebih kencang dibanding Snapdragon 8 Elite pada S25 Plus.
Dalam pengujian benchmark, S26 Plus unggul sekitar 13–15 persen dalam performa CPU dan GPU.
Meski demikian, peningkatan tersebut dinilai belum cukup signifikan untuk mengubah pengalaman penggunaan secara drastis bagi pengguna sehari-hari.
Performa Naik, Tapi Tak Terasa Drastis
Selain performa, peningkatan juga terlihat pada efisiensi baterai.
Dengan kapasitas sama 4.900 mAh, S26 Plus mampu bertahan lebih lama dalam penggunaan aktif seperti browsing dan streaming.
Namun di sisi lain, kecepatan pengisian daya tetap sama di 45W, bahkan hasil pengujian menunjukkan S25 Plus sedikit lebih cepat dalam beberapa skenario.
Perbedaan kecil ini membuat kedua perangkat terasa setara dalam penggunaan harian.
Dari segi audio, S26 Plus menawarkan kualitas suara lebih hangat dan seimbang, meski S25 Plus memiliki volume speaker yang sedikit lebih keras.
Pada sektor kamera, peningkatan yang dibawa S26 Plus tergolong minor.
Sensor utama baru hanya memberikan detail sedikit lebih tajam dan warna lebih hidup, terutama di kondisi terang.
Untuk fotografi malam, kedua ponsel masih belum konsisten dalam mode otomatis.
Baca Juga: Samsung Galaxy S24 Ultra Masih Layak Dibeli? Namun Versi Standar Tak Lagi Worth It
Meski S26 Plus cenderung menghasilkan gambar lebih terang, perbedaannya tidak terlalu signifikan.
Perubahan paling terasa justru ada pada kamera depan, di mana S26 Plus menawarkan sudut lebih lebar dan hasil yang lebih tajam untuk selfie.
Selisih harga kedua perangkat berkisar Rp1,7 juta hingga Rp3,4 juta.
Banyak analis menilai Samsung Galaxy S25 Plus masih menjadi pilihan lebih rasional bagi pengguna yang ingin mendapatkan performa flagship tanpa harus membayar lebih mahal.(*)
Editor : Budi Miank