PONTIANAK POST - Bocoran desain Xiaomi 17T dan 17T Pro memicu perdebatan karena tampilan keduanya disebut tidak jauh berbeda dari generasi sebelumnya.
Menurut laporan Tech Advisor, perubahan visual hanya terlihat pada sedikit penyesuaian modul kamera serta pilihan warna baru seperti biru dan pink.
Meski desain terkesan “aman”, rumor kenaikan harga tetap mencuat.
Baca Juga: Xiaomi 14 vs Samsung S23 FE: Kencang Ngebut atau Stabil Santai, Mana Lebih Enak Dipakai?
Model ini diperkirakan naik sekitar €100 atau setara kurang lebih Rp1,7 juta (kurs estimasi Rp17.000 per euro).
Kondisi ini disebut bukan karena desain, melainkan faktor biaya komponen global yang meningkat.
Sumber yang sama menyebutkan peningkatan justru terjadi di sektor dapur pacu.
Xiaomi 17T akan dibekali MediaTek Dimensity 8500-Ultra, sementara versi Pro menggunakan Dimensity 9500.
Selain itu, kapasitas baterai juga naik hingga 7000mAh pada varian Pro, lengkap dengan pengisian cepat 100W.
Analis menilai kenaikan harga lebih dipengaruhi kondisi pasar komponen, terutama memori yang mengalami lonjakan biaya.
Produsen disebut harus memilih antara menaikkan harga atau mengurangi spesifikasi.
Peluncuran Xiaomi 17T disebut bisa dipercepat, namun ketersediaan global diperkirakan tidak akan langsung menyusul dalam waktu dekat.(*)
Editor : Budi Miank